Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Desember 2022 | 18.35 WIB

Waspadai Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Pelabuhan Merak

Ilustrasi gelombang tinggi. Ahmad Fikri/Antara - Image

Ilustrasi gelombang tinggi. Ahmad Fikri/Antara

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang tinggi masih akan terjadi di Pelabuhan Merak, Banten, hari ini, Kamis (29/12). Menurut peringatan yang dirilis BMKG, ketinggian ombak yang terjadi berkisar 1,25 meter hingga mencapai 4 meter di sejumlah perairan sekitar Pelabuhan Merak.

"Waspada gelombang laut dengan ketinggian 2.5 - 4.0 meter di wilayah Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Banten," tulis BMKG dalam keterangan tertulis di laman resmi maritim.bmkg.go.id, dikutip Kamis (29/12).

Tak hanya di Pelabuhan Merak, peringatan gelombang tinggi juga diberikan untuk wilayah perairan Selat Sunda bagian Utara dengan gelombang laut diprediksi mencapai ketinggian 1,25 meter-2,5 meter.

Pihaknya menyebut, kondisi gelombang tinggi tersebut berisiko tinggi terhadap perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal Ferry. Adapun kini, menurut catatan BMKG cuaca di Pelabuhan Merak diguyur hujan ringan dengan angin berkisar 1-20 knot arah barat daya-barat laut.

"Gelombang laut sedang berkisar 1,25-2,50 meter dengan jarak pandang 7 kilometer," tulis BMKG.

Terkait kondisi sinoptik atau fenomena meteorologi ukuran pola cuaca yang terjadi pada periode satu hari sampai satu minggu dengan skala panjang wilayah horisontal dari urutan 1.000 km (sekitar 620 mil) atau lebih.

BMKG memprediksi angin di wilayah Selat Sunda bagian Utara umumnya bertiup dari Barat - Barat Laut dengan kecepatan 1 - 25 knot. Lalu, angin di wilayah Selat Sunda bagian Selatan umumnya bertiup dari Barat - Barat Laut dengan kecepatan 1 - 25 knot.

"Angin di wilayah Perairan Selatan Banten umumnya bertiup dari Barat - Barat Laut dengan kecepatan 1 - 25 knot. Angin di wilayah Samudera Hindia Selatan Banten umumnya bertiup dari Barat - Barat Laut dengan kecepatan 1 - 25 knot," tutupnya.

Sebelumnya, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Region VIII Provinsi Banten mengumumkan menutup sementara waktu layanan Express Merak dan Bakauheni. Hal tersebut imbas kondisi cuaca di lintasan Merak-Bakauheni sekitar pukul 22.45 WIB yang terpantau buruk.

Terkait itu, pihaknya mengatakan mohon maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan tersebut.

"Keberangkatan Kapal Ferry Express untuk sementara waktu tertunda sampai cuaca dinyatakan aman oleh Otoritas Pelabuhan untuk kapal dapat berlayar. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis manajemen BPTD Banten dalam Instagram resminya, Rabu (28/12).

Kendati demikian, pada pukul 04.00 WIB layanan tersebut sudah dibuka kembali ditandai dengan dengan berlayarnya kapal ekspress dari terminal eksekutif Sosoro-Merak pada pukul 04.00 WIB.

"Pelayanan penyeberangan Merak-Bakauheni dikarenakan kondisi cuaca ekstrem pada Rabu (28/12) sejak pukul 22.00 WIB, kini sudah kembali dibuka," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (29/12).

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore