
Dua jenazah korban jatuhnya helikopter NBO-105 milik Polri di perairan Manggar, Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tiba di Lapangan Terbang Polisi Udara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten Rabu (30/11). Kedua korban atas nama Co Pilo
JawaPos.com - Upaya pencarian helikopter milik Polri dengan nomor registrasi P-1103 di perairan Belitung Timur terus berlanjut. Kemarin (29/11) tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah korban di wilayah Manggar. Tepatnya 2,2 nautical mile dari Pos Angkatan Laut (Posal) Manggar. Jenazah teridentifikasi sebagai Briptu Moch. Lasminto, kopilot helikopter yang hilang kontak dan jatuh pada Minggu (27/11).
Dengan begitu, secara keseluruhan, tim SAR gabungan telah menemukan dua jenazah korban. Sebelumnya, mereka mendapati jenazah kru helikopter atas nama Bripda Khoirul Anam. Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Dadan Hamdani menyatakan, petugas menemukan Briptu Lasminto pukul 09.45. Pencarian terus berlanjut lantaran ada dua kru helikopter yang belum ditemukan.
Sejak helikopter jenis BO-105 yang beroperasi di bawah kendali Baharkam Polri itu hilang kontak dan dinyatakan jatuh, TNI-AL mengirim tim untuk membantu pencarian. ’’TNI-AL juga menurunkan tiga KRI dan 12 penyelam untuk membantu pencarian,’’ terang Dadan. Tak sampai di situ, mereka berencana menambah kekuatan dengan mengirim dua KRI tambahan, yaitu KRI Spica-934 dan KRI Pulau Rangsang-727.
KRI Spica-934 merupakan kapal milik TNI-AL yang bekerja di bawah Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal). Pushidrosal juga membawa empat alat khusus. Yakni, multibeam echosounder T50P, conductivity temperature density (CTD), magnetometer, dan side scan sonar. Untuk pencarian melalui udara, TNI-AL mengerahkan pesawat udara (pesud) CN-235 P-8305.
Ketua Pelaksana SAR Helikopter NBO-105 Register P-1103 Kombespol Hendrawan menuturkan, peralatan canggih sangat diperlukan untuk mendeteksi benda-benda berupa logam yang ada di bawah air. Pencarian difokuskan di sekitar perairan Burung Mandi. Sebab, di lokasi itu banyak ditemukan serpihan helikopter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
