Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 November 2022 | 19.07 WIB

Tim SAR Temukan Jenazah Kopilot Helikopter Polri, Dua Kru Masih Hilang

Dua jenazah korban jatuhnya helikopter NBO-105 milik Polri di perairan Manggar, Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tiba di Lapangan Terbang Polisi Udara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten Rabu (30/11). Kedua korban atas nama  Co Pilo - Image

Dua jenazah korban jatuhnya helikopter NBO-105 milik Polri di perairan Manggar, Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tiba di Lapangan Terbang Polisi Udara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten Rabu (30/11). Kedua korban atas nama Co Pilo

JawaPos.com - Upaya pencarian helikopter milik Polri dengan nomor registrasi P-1103 di perairan Belitung Timur terus berlanjut. Kemarin (29/11) tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah korban di wilayah Manggar. Tepatnya 2,2 nautical mile dari Pos Angkatan Laut (Posal) Manggar. Jenazah teridentifikasi sebagai Briptu Moch. Lasminto, kopilot helikopter yang hilang kontak dan jatuh pada Minggu (27/11).

Dengan begitu, secara keseluruhan, tim SAR gabungan telah menemukan dua jenazah korban. Sebelumnya, mereka mendapati jenazah kru helikopter atas nama Bripda Khoirul Anam. Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Dadan Hamdani menyatakan, petugas menemukan Briptu Lasminto pukul 09.45. Pencarian terus berlanjut lantaran ada dua kru helikopter yang belum ditemukan.

Sejak helikopter jenis BO-105 yang beroperasi di bawah kendali Baharkam Polri itu hilang kontak dan dinyatakan jatuh, TNI-AL mengirim tim untuk membantu pencarian. ’’TNI-AL juga menurunkan tiga KRI dan 12 penyelam untuk membantu pencarian,’’ terang Dadan. Tak sampai di situ, mereka berencana menambah kekuatan dengan mengirim dua KRI tambahan, yaitu KRI Spica-934 dan KRI Pulau Rangsang-727.

KRI Spica-934 merupakan kapal milik TNI-AL yang bekerja di bawah Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal). Pushidrosal juga membawa empat alat khusus. Yakni, multibeam echosounder T50P, conductivity temperature density (CTD), magnetometer, dan side scan sonar. Untuk pencarian melalui udara, TNI-AL mengerahkan pesawat udara (pesud) CN-235 P-8305.

Ketua Pelaksana SAR Helikopter NBO-105 Register P-1103 Kombespol Hendrawan menuturkan, peralatan canggih sangat diperlukan untuk mendeteksi benda-benda berupa logam yang ada di bawah air. Pencarian difokuskan di sekitar perairan Burung Mandi. Sebab, di lokasi itu banyak ditemukan serpihan helikopter.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore