Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2024 | 04.45 WIB

Peruri Jadi GovTech Indonesia, Begini Arahan Wakil Menteri BUMN

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo (ANTARA)

Jawapos.com - Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo memberikan pengarahan secara langsung terkait penugasan baru Peruri sebagai GovTech Indonesia. Hal itu disampaikan Tiko, sapaannya, dalam rapat pimpinan pertama tahun 2024 dengan tema “Strategic Horizons 2024: Corporate Transformation, National Impact” di M Bloc Live House. 

Wamen BUMN mengatakan, untuk mendukung keberhasilan GovTech Indonesia, Peruri diminta untuk memperkuat struktur organisasi dan pelayanan yang lebih optimal yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi bangsa.

Tiko juga berpesan agar Peruri harus fokus pada dua elemen dalam kerangka kerja adaptif, yakni transformasi organisasi dan orang-orang yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

"Untuk menjadi perusahaan yang unggul, Peruri juga harus mampu menyusun rencana transformasi jangka panjang dan strategic adjustments untuk mengoptimalkan short-term opportunities," kata Tiko dalam keterangan tertulis, Selasa (13/2).

Lebih lanjut, Tiko menjelaskan sebagai Govtech Indonesia atau yang diberinama INA Digital, nantinya Peruri akan tetap menjalankan tugasnya dalam mencetak uang rupiah dan dokumen sekuriti lainnya. Sehingga, Peruri harus berfokus juga pada penyelenggaraan SPBE sebagai GovTech Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Tiko juga mengapresiasi Peruri, dimana status Peruri sebagai Perum yang sangat bergantung pada regulasi pemerintah. "Namun Peruri mampu menjaga profitabilitasnya dengan bertransformasi dari sisi teknologi untuk menciptakan produk yang berkualitas serta mampu kompetitif di bisnis internasional," lanjutnya.

Sebagai informasi, INA Digital akan mengintegrasikan layanan digital pemerintahan ke dalam satu portal nasional, sehingga publik dapat mengakses beberapa layanan pemerintahan menjadi lebih efisien, cepat dan efektif melalui adanya single sign-on berbasis kebutuhan masyarakat/citizen centric.

Saat ini beberapa Aplikasi SPBE Prioritas yang akan diintegrasikan adalah Layanan Pendidikan, Layanan Kesehatan, Layanan Bantuan Sosial, Layanan Administrasi Kependudukan, Layanan Transaksi Keuangan Negara, Layanan Administrasi Pemerintahan, Layanan Portal Layanan Publik, Layanan Satu Data Indonesia, dan Layanan Kepolisian.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya mengatakan pada tahun 2024, Peruri akan fokus untuk menyukseskan proyek SPBE demi mendukung transformasi Peruri sebagai GovTech Indonesia. Dalam rangka menjaga kondisi perusahaan agar tetap sehat, Peruri akan tetap mengoptimalkan bisnis eksisting di bidang security printing.

“Walaupun tren volume pesanan di bidang security printing tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan, namun Peruri terus meningkatkan dari sisi value, misalnya dengan penguatan teknologi, meningkatkan efisiensi dan mendorong inovasi serta mengoptimalisasikan penggunaan material lokal,” jelas Dwina.

“Peruri saat ini yang sudah memiliki kapabilitas di bidang security digital juga akan membuat produk-produk hybrid dari produk konvensionalnya untuk terus memberikan nilai tambah guna menghasilkan produk yang lebih aman,” tambah Dwina.

Untuk mendukung suksesnya SPBE, saat ini Peruri sedang menyiapkan pembentukan Tim GovTech Indonesia yang berasal dari talenta-talenta yang profesional dan berpengalaman melalui proses rekrutmen yang telah dibuka ke publik.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore