Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2024 | 22.56 WIB

Ikatan Alumni UKI Ingatkan Presiden Jokowi Beri Contoh Baik pada Pemilu 2024

Rektorat UKI saat menyampaikan sikap terkait Pemilu 2024. - Image

Rektorat UKI saat menyampaikan sikap terkait Pemilu 2024.

 
JawaPos.com - Ikatan Alumni (IKA) Universitas Kristen Indonesia (UKI) menyoroti sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang pemungutan suara Pemilu 2024. Sekretaris Umum dan Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Umum IKA UKI, Eddie B Siagian menyampaikan kewibawaan Presiden Jokowi terindikasi runtuh semenjak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 90/PUU-XXI/2023. 
 
Menurutnya, Jokowi sebagai kepala negara tidak menunjukkan kenegarawanan, karena tidak bersikap adil dan bijaksana saat putusan MK dinyatakan melanggar etika oleh Majelis Kehormatan MK (MKMK). 
 
"Atas putusan MKMK tersebut, Presiden Joko Widodo justru seperti meniadakan atau tutup mata telah membiarkan pro kontra dimasyarakat, dan diperparah lagi dengan memberikan lampu hijau untuk membuka pintu kesempatan anaknya Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wakil presiden," kata Eddie di kampus Pascasarjana UKI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (7/2).
 
 
Eddie menyebut, sikap ketidak negarawan Jokowi menguat saat membolehkan Presiden berkampanye dan berpihak kepada salah satu paslon capres dan cawapres pada Pemilu 2024.
 
"Hal ini diperparah lagi dengan Presiden Joko Widodo menyatakan hal tersebut bersama dengan Menteri Pertahanan dan didampingi Panglima TNI dan para kepala staf AD, AL dan AU, dengan simbol seragam yang sama seolah-olah sedang menerima penugasan dari pernyataan resmi presiden tersebut," tegas Eddie. 
 
 
Oleh karena itu, IKA UKI menyatakan Presiden Jokowi kuat terindikasi telah mengalami keruntuhan kewibawaan kenegarawannya. Bahkan, Jokowi diduga kuat aktif terlibat secara khusus dalam Pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden 2024.
 
"Kami mengingatkan agar Presiden Joko Widodo menjadi cerminan hukum yang baik, beretika dan bermoral untuk kembali menjadi teladan dalam ber-etika dan mencegah praktik demokrasi yang akan dirampas oleh sekelompok elit politik di kekuasaan," pungkas Eddie.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore