
Ilustrasi Nahdlatul Ulama. Dok. JawaPos
JawaPos.com - Kongres Akbar keenam Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) Nahdlatul Ulama (NU) resmi mendapuk Irham Ali Saifuddin sebagai Presiden DPP K-Sarbumusi NU. Dirinya terpilih menggantikan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Bahri Anshori.
Dia memastikan akan menjadikan organisasi yang dipimpinnya menjadi serikat buruh terbesar di Indonesia.
"Saya berharap lima tahun ke depan dengan sokongan seluruh pengurus DPC-DPW, Sarbumusi bisa menjadi organisasi serikat pekerja terbesar se-Indonesia," kata Irham kepada wartawan, Rabu (28/9).
Irham pun memastikan, akan melakukan konsolidasi dan perbaikan tata kelola internal. Hal ini menjadi tugas penting pada periode kepemimpinannya.
“Saya ingin melakukan konsolidasi organisasi sekuat-kuatnya sehingga Sarbumusi menjadi organisasi besar. Kita berserikat, berharakat dan bermartabat,” ucap Irham.
Irham mengapresiasi kepemimpinan Syaiful Bahri Anshori yang menjabat Presiden K-Sarbumusi NU selama 10 tahun ke belakang. Dia menyebut, kepemimpinannya telah membawa perubahan.
“Di tangan kepemimpinan Mas Syaiful Bahri, Sarbumusi NU telah bertransformasi dari federasi menjadi konfederasi. Selama 10 tahun, beliau dapat menjadikan Sarbumusi NU sebagai organisasi serikat pekerja terbesar kelima se-Indonesia yang pada periode sebelumnya tidak masuk sepuluh besar,” tegas Irham.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf mengajak para buruh untuk bisa berpikir tidak hanya menjadi buruh, sekali-kali berpikir sebagai pemilik. “Karena dunia modern memungkinkan semua sekarang ini menjadi owner atau pemilik. Kalau buruh hanya pekerja,” ucap Gus Ipul.
Gus Ipul juga menyarankan, para buruh Sarbumusi untuk dapat membeli saham-saham yang bisa membawa keuntungan bagi para buruh Sarbumusi. Sehingga bisa jadi owner dari sebuah pabrik atau company yang memastikan anggotanya mendapatkan keuntungan lebih besar.
“Intinya, mari kita merubah cara berpikir para buruh Sarbumusi. Mari kita merubah cara berpikir kita. Sekarang model-model usaha itu yang model kolaborasi. Mari kita berpikir juga sebagai pemilik, sebagai owner," pungkas Gus Ipul.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
