Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 April 2022 | 00.04 WIB

Jalan Tol Luar Jawa Dipastikan Siap Hadapi Lonjakan Pemudik

Jalan tol Medan-Kualanamu diklaim bisa turunkan biaya logistik - Image

Jalan tol Medan-Kualanamu diklaim bisa turunkan biaya logistik

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNTRD) memastikan kesiapan pelayanan operasi jalan tol dan rest area pada ruas tol di luar Pulau Jawa jelang dimulainya arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Jasa Marga memprediksi terjadi peningkatan volume lalu lintas (lalin) pada seluruh Ruas Tol di luar pulau Jawa, yaitu Ruas Tol Belawan-Medan-Tj. Morawa (Belmera), Ruas Tol Medan-Kualananamu-Tebing Tinggi (MKTT), Ruas Tol Balikpapan-Samarinda, Ruas Tol Manado-Bitung dan Ruas Tol Bali Mandara.

Peningkatan cukup signifikan akan terjadi pada GT Tebing Tinggi Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi pada H-7 sampai H+2 lebaran (25 April-3 Mei). Diprediksi total yang melintas sebanyak 143 ribu kendaraan melalui Gerbang Tol (GT) Tebing Tinggi atau meningkat sebesar 64,6 persen dibandingkan periode normal November 2021 dengan 87 ribu kendaraan.

Sedangkan GT Amplas Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, diprediksi total kendaraan yang melintas sebanyak 158 ribu kendaraan akan masuk melalui GT Amplas atau menurun sebesar 0,5 persen dibandingkan periode normal November 2021 sebesar 159 ribu.

"Hal ini terjadi dikarenakan pada saat weekend atau hari libur kecenderungan volume lalu lintas pada Ruas Belmera mengalami penurunan," jelas Silfana N. Pangaribuan selaku PGS Senior General Manager Regional Nusantara, Selasa (26/4).

Untuk ruas tol lainnya pada periode yang sama juga diprediksi terjadi peningkatan lalin. Ruas Tol Balikpapan-Samarinda diprediksi sebanyak 84 ribu kendaraan melintas atau meningkat sebesar 28 persen dari lalu lintas normal sebesar 66 ribu kendaraan.

Lalu, Ruas Tol Manado-Bitung diprediksi sebanyak 62 ribu kendaraan melintas atau meningkat sebesar 25,6 persen dari lalin normal sebesar 49 ribu kendaraan. Sedangkan untuk Ruas Tol Bali Mandara diprediksi sebanyak 143 ribu kendaraan melintas atau meningkat 6,2 persen dari lalin normal sebesar 135 ribu kendaraan.

Ia menyampaikan bahwa diperlukan antisipasi peningkatan lalu lintas selama arus mudik dan balik lebaran 2022, JNTRD bersama anak perusahaan jalan tol akan melakukan berbagai antisipasi dari sisi operasi, transaksi, pemeliharaan, maupun layanan rest area di seluruh lokasi.

’’Untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas, kami melakukan beberapa antisipasi seperti optimalisasi gardu operasi, memanfaatkan gardu reversible, mengoptimalkan penggunaan mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol," terangnya. "Selain itu, juga dilakukan penambahan petugas layanan transaksi di gerbang tol serta antisipasi rekayasa lalu lintas jika dibutuhkan sesuai dengan diskresi Kepolisian,” tambahnya.

Kegiatan konstruksi di sepanjang jalan tol pun dibatasi selambat-lambatnya H-10 lebaran. Hal ini guna memastikan seluruh jalur tol dapat dimanfaatkan pengguna jalan secara maksimal. "Selain itu, juga dilakukan monitoring secara berkala untuk mengantisipasi kondisi jalan tetap baik selama pelayanan arus mudik dan balik lebaran 2022," tambahnya.

Dari sisi rest area, juga dilakukan antisipasi lonjakan pengunjung dengan melakukan zonasi alur pengunjung untuk menghindari antrean kendaraan dan penumpukan parkir di satu titik. Membatasi waktu kunjungan tidak lebih dari 30 menit.

Penambahan fasilitas toilet, tenant top up uang elektronik, posko kesehatan dan keamanan, memastikan ketersediaan air bersih, berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan BBM, serta menyediakan BBM modular pada rest area yang belum memiliki SPBU. Seperti di rest area Km 37B Ruas Tol Balikpapan-Samarinda, serta melakukan rekayasa buka dan tutup rest area sesuai kondisi di lapangan atas diskresi kepolisian.

’’Kami mengimbau pengguna jalan untuk menghindari perjalanan pada waktu puncak arus mudik Lebaran 2022 (1 Mei 2022), antisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan. Pastikan kecukupan saldo uang elektronik mempertimbangkan tarif jarak terjauh agar perjalanan anda tidak terhambat karena harus melakukan top up di Gerbang Tol,” tutur Silfana. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore