
SOROTI KINERJA MENTERI: Jokowi menyampaikan arahan kepada para menteri dan kepala lembaga saat sidang kabinet paripurna pada 18 Juni lalu. (YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal mengumpulkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (23/3) besok. Belakangan menguat isu reshuflle kabinet yang terjadi pada Rabu PON.
Terkait dikumpulkannya jajaran menteri diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informarmatika (Menkominfo) Johnny G Plate, yang mengakui mendapat undangan rapat terbatas dari Presiden Jokowi. Plate tak memberi tahu terkait isi dari rapat terbatas tersebut.
"Reshuffle itu domainnya Presiden, jangan tanya sama saya. Terlalu banyak isu reshuffle diulang-ulang," kata Johnny ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3).
Sekretaris Jenderal Partai NasDem ini menegaskan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden. Dia berujar, Jokowi mengangkat menteri untuk membantu kinerjanya untuk menjalankan roda pemerintahan.
Meski demikian, jika memang dirasa perlu melakukan evaluasi atau bahkan pergantian menteri, itu merupakan hak prerogatif Presiden.
"Kalau hasil evaluasinya ada yang perlu diperbaiki atau dilengkapi atau bahkan diganti direposisi itu kewenangan residen," tegas Plate.
Reshuffle kabinet dikabarkan akan diumumkan pada 23 Maret 2022, tepat Rabu Pon atau Rabu Pahing, sebagaimana kerap dipilih Presiden Jokowi untuk mengumumkan reshuffle. Reshuffle kali ini disebut untuk mengakomodir kader PAN menjadi menteri maupun wakil menteri ke dalam kabinet. PAN memang telah menjadi anggota koalisi partai politik (parpol) pendukung pemerintah sejak Agustus 2021.
Sebelumnya, Politisi PAN Guspardi Gaus mengatakan kader-kader PAN siap jika dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menteri dan wakil menteri kabinet. Apalagi, kata Guspardi, banyak kader PAN yang berpengalaman menjadi menteri termasuk Ketum PAN Zulfikli Hasan.
“Kami siap selalu, bagaimana pembangunan, kepentingan masyarakat, kepentingan bangsa dan negara, selalu siap diberi amanah,” ujar Guspardi beberapa waktu lalu.
Guspardi berujar, kader PAN selalu berupaya mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara, di mana dan kapanpun termasuk menjadi menteri atau wamen untuk mendukung kerja-kerja pemerintahan Jokowi. Terkait siapa yang ditunjuk, Guspardi menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan presiden Jokowi.
“Itu kan hak prerogatif presiden, semuanya kita serahkan kepada presiden siapa saja yang ditunjuk untuk dijadikan menteri dan wakil menteri,” tandas Guspardi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
