Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Januari 2024 | 18.02 WIB

Momen Prabowo Lepaskan Pin Dinas Kemhan Saat Diundang sebagai Capres oleh PWI

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menghadiri acara Dialog Pers dan Capres oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Gedung Dewan Pers, Kamis (4/1/2024). (Istimewa) - Image

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menghadiri acara Dialog Pers dan Capres oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Gedung Dewan Pers, Kamis (4/1/2024). (Istimewa)

JawaPos.com — Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto melepaskan pin Kementerian Pertahanan yang terpasang di saku kiri kemeja putihnya ketika menghadiri acara Dialog Pers dan Capres oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Gedung Dewan Pers, Kamis (4/1/2024).

Prabowo hadir memenuhi undangan PWI pada pukul 13:00 WIB tiba di Gedung Dewan Pers disambut oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan jajaran.

“Terima kasih telah hadir, silahkan Pak,” sambut Ketua Dewan PWI Pusat mempersilakan Prabowo untuk membuka Dialog

Seketika, Prabowo bertanya mengenai status undangannya, apakah sebagai Menteri Pertahanan atau calon presiden.

“Saya diundangnya sebagai capres ya?” ujar Prabowo. Ia kemudian dengan sigap melepas pin Kementerian Pertahanan yang dikenakannya.

Prabowo selanjutnya mengucapkan terima kasih atas undangan PWI.

Dalam kesempatan itu, Prabowo membedah seputar visi misi Prabowo-Gibran sekaligus menjawab sejumlah pertanyaan dari para pimpinan redaksi media soal komitmen terhadap kebebasan pers, program makan siang dan susu gratis, kesetaraan gender, serta keberlanjutan pembangunan IKN.

“Terima kasih atas undangan ini dan saya sudah menyiapkan buku untuk saudara-saudara, ada 3 judul ya, ada tiga judul, yang satu buku saya tentang kepemimpinan militer ada dua jilid dari itu bisa dipahami latar belakang saya, nilai-nilai yang saya anut, falsafah yang saya anut, falsafah hidup, falsafah pengabdian, dan icon-icon ataupun idola-idola dalam kehidupan saya,” ujar Prabowo.

Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan untuk Stabilitas Negara
Dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Gedung PWI, Prabowo menbgingatkan bahwa perbedaan merupakan hal yang biasa dalam berdemokrasi. Dirinya mengatakan di berbagai negara di dunia tengah terjadi konflik tetapi Indonesia tetap damai dan stabil.

Menurutnya, Indonesia harus terus bersatu agar selalu dalam keadaan damai agar tidak terciptanya perpecahan yang mengakibatkan instabilitas di dalam negeri.

“Perdamaian tidak jatuh dari langit. Ini yang saya mengimbau, marilah kita sadar, apapun latar belakang kita, apapun visi kita, bahwa kita berbeda itu biasa, dalam demokrasi perbedaan itu biasa,” ucap Prabowo.

Menurut Prabowo, kondisi dalam negeri yang tidak stabil akan membawa dampak buruk terhadap seluruh aspek kehidupan. Salah satunya percepatan pembangunan dan ekonomi akan terhambat.

“Dengan stabilitas, dengan perdamaian baru kita bisa membangun. Intinya negara kita sangat kaya, kekayaan kita luar biasa,” kata Prabowo.

Untuk mencapai hal tersebut, lanjut Prabowo, selain terjaganya perdamaian, hilirisasi juga menjadi salah satu kunci utama dari kemakmuran bagi masyarakat Indonesia ke depan.

“Ini misi saya, ini perjuangan saya. Dan inti daripada strategi pembangunan saya adalah itu, pengelola menjaga kekayaan kita meneruskan hilirisasi melanjutkan semua yang sudah dibangun oleh pendahulu kita terutama Pak Jokowi,” ucap Prabowo.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore