
Panca Darmansyah mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan 4 anaknya di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (29/12/2023).
JawaPos.Com - Panca Darmansyah, tersangka pembunuhan terhadap empat anaknya di Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali jadi sorotan.
Pasalnya, dari hasil rekontruksi yang dilakukan baru-baru ini, fakta baru terkait tindak keji Panca Darmansyah terhadap anak dan istrinya kembali terungkap.
Seperti diketahui, Panca Darmansyah telah memperagakan 42 adegan sadis dalam rekonstruksi yang berlangsung Jumat (29/12) lalu.
Dikutip dari PojokSatu.id, Rabu (3/1), dari 42 adegan tersebut, 10 adegan KDRT dilakukan terhadap istrinya dan 32 adegan pembunuhan terhadap 4 anaknya.
"Untuk KDRT ada 10 adegan, sementara sisanya 32 adegan adalah kasus pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro, Jumat (29/12/2023).
Melalui rekonstruksi tersebut, polisi juga mendapat fakta baru dimana Panca Darmansyah sempat menulis pesan di laptop miliknya.
Sayangnya, penyidik tak membeberkan secara rinci pesan yang ditulis Panca Darmansyah dalam laptopnya itu.
"Sebagaimana yang sudah kami sampaikan (motif pembunuhan) cemburu, dan salah satu yang tadi disampaikan yang bersangkutan sempat menulis di dalam laptop." kata dia.
"Jadi, kami juga menggambarkan rekon pada saat menulis pesan di laptop itu," sambung Bintoro.
Bahkan hingga saat ini penyidik masih belum mengungkap secara detil hal apa yang membuat Panca cemburu kepada istrinya.
Untuk diketahui, Panca Darmansyah membunuh 4 anak kandungnya dengan cara membekap satu per satu sampai tewas.
Aksi pembunuhan keji itu dilakukan dimulai dari anaknya yang paling kecil yang berusia 1 tahun sampai anak pertama yang berusia 6 tahun.
Setelah menghabisi 4 anaknya, Panca Darmansyah kemudian membaringkan jenazah anak-anaknya berjejer di atas kasur di kamar rumah di Jagakarsa.
Kasus ini terungkap setelah warga mencium bau busuk menyengat dari rumah yang ditinggali keluarga tersebut.
Setelah didobrak, polisi menemukan Panca Darmansyah di kamar mandi dengan kedua tangan penuh luka dan darah serta pisau.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
