Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Desember 2023 | 17.48 WIB

Puncak Libur Natal 2023, Airnav Indonesia Layani 4.740 Penerbangan dalam Sehari

 

PANTAU: Manajer Operasi AirNav Cabang Surabaya R Diyan Subismo bersama sejumlah petugas memantau jalur penerbangan domestik dan internasional dari tower ATC (air traffic control) di Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo Senin (1/8).

 
JawaPos.com - Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia, mencatat telah melayani sekitar 33.191 penerbangan sepanjang Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 atau terhitung sejak 19-26 Desember 2023.
 
Hal ini disampaikan Direktur Utama Polana B. Pramesti dalam konferensi pers akhir tahun 2023 di Sentul, Bogor, Kamis (28/12).
 
“Alhamdullilah, musim berpergian saat Natal 2023 sudah kita lewati, puncaknya pada 23 Desember 2023 dengan jumlah penerbangan yang kami layani sebanyak 4.740 penerbangan," kata Polana.
 
"Sehingga total penerbangan sementara dari tanggal 19 - 26 Desember 2023 adalah sebanyak 33.191 penerbangan yang kami himpun dari 51 posko di Cabang AirNav Indonesia," imbuhnya.
 
Dia menjelaskan, pada musim libur Nataru tahun ini, pihaknya memproyeksi bahwa jumlah penerbangan akan naik sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun 2022 lalu. Optimisme ini didasari pada data permintaan extra flight dan slot penerbangan dari maskapai yang sudah masuk.
 
Meski begitu, pihaknya akan terus waspada dan memastikan keamanan penerbangan sepanjang tahun 2023. Terlebih, jelang akhir tahun ini fenomena alam seperti erupsi gunung sedang marak terjadi.
 
 
Guna melayani pemantauan secara khusus, AirNav Indonesia membuka 51 Posko dari tanggal 19 Desember 2023 hingga 03 Januari 2024 di Kantor Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. 
 
“Pelayanan navigasi musim liburan kali ini cukup lancar, selain antusiasme masyarakat sudah mulai naik menggunakan transportasi udara, tapi disisi lain kami tetap harus waspada dengan banyaknya erupsi gunung di Indonesia belakangan ini, seperti erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat, Gunung Semeru, dan lainnya," jelas Polana.
 
Pihaknya memaparkan bahwa AirNav secara aktif menerbitkan ASHTAM (peringatan gunung berapi) untuk menjaga keselamatan penerbangan, dan berkoordinasi secara intensif dengan stakeholder terkait untuk perkembangan terkini, seperti pihak BMKG, operator bandara dan laporan dari pilot untuk menentukan sebaran abu vulkanik.
 
“Kami waspada dan sangat intens melakukan koordinasi dengan BMKG atas setiap laporan erupsi gunung, pihaknya juga selalu mencatat dari laporan pilot terkait update wilayah mana saja yang terdampak atas erupsi gunung tersebut," tandas Polana.
 
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore