Seorang warga sementara berjalan menuju pintu gerbang RSUD Haulussy Ambon untuk membuka gembok dan memberikan jalan bagi seorang tenaga medis yang hendak pulang. (28/12).
JawaPos.com - Pintu gerbang masuk RSUD dr. M. Haulussy Ambon, Maluku, digembok oleh pihak Yohanes Tisera alias Buke. Musababnya, pemilik lahan itu belum mendapatkan pembayaran ganti rugi lahan sekitar Rp 42 miliar oleh Pemerintah Provinsi Maluku.
"Hari ini ada aksi penyegelan pintu gerbang RSUD Haulussy dan kehadiran kami untuk memberikan imbauan kamtibmas," kata Kapolsek Nusaniwe Iptu Johan Anakotta di Ambon, dikutip dari Antara, Kamis (29/12).
Kapolsek bersama sejumlah personel menemui pemilik lahan yang diwakili penasihat hukumnya Adolf H serta Raja (Kades) Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon) Yohanes Tisera, saat dilakukan aksi penyegelan.
Penyegelan dilakukan pada dua gerbang utama depan rumah sakit, sebuah pintu menuju apotek, dan pintu gerbang bagian belakang rumah sakit yang merupakan jalan masuk menuju kamar jenazah RSUD.
Menurut dia, aksi penyegelan berlangsung aman dan tidak ada protes, sehingga polisi meninggalkan lokasi RSUD dan tinggal penasihat hukum beserta sejumlah orang yang melakukan penjagaan gerbang RSUD yang sudah disegel.
Disegelnya semua pintu masuk RSUD Haulussy karena sejak pekan lalu telah dilakukan pemasangan spanduk penyegelan oleh pemilik lahan akibat tiga tahun memperjuangkan pembayaran ganti rugi lahan, namun tidak ada realisasi dari Pemprov setempat.
Pantauan di RSUD tersebut, tersisa dua pasien gagal ginjal yang sementara menjalani perawatan cuci darah ditambah 26 pasien rawat jalan.
Sementara sejumlah tenaga medis yang sementara bertugas hendak pulang harus meminta warga yang memegang kunci gembok untuk membuka pintu gerbang agar mereka bisa pulang.
Dampak dari aksi mogok para dokter dan tenaga perawat hingga pegawai honor daerah di RSUD Haulussy sejak Senin, (18/12) hingga aksi penyegelan rumah sakit juga turut dirasakan para warga yang berjualan di depan RSUD, tukang ojek, maupun supir angkot.
"Biasanya kios kami yang menjual makanan, minuman, atau rokok cukup laris di malam hingga pagi hari, tetapi sekarang sangat sepi dan ada beberapa kios yang terpaksa tutup," ujar Marice, salah satu penjaga kios.
Salah satu pengemudi angkot jurusan Terminal Mardika-Kudamati juga mengakui penumpang sangat sepi, karena aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD Haulussy mandek.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022