LEGENDARIS: Suasana Jalan Malioboro Jogja dahulu. (Charles Beijer/nfa.coll/Netherlands fotomuseum)
JawaPos.com – Malioboro merupakan salah satu primadona destinasi wisata di Jogjakarta.
Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, yang berkunjung ke Malioboro saat libur panjang.
Seperti libur panjang Natal maupun Tahun Baru 2024 saat ini, banyak wisatawan yang sudah memadati daerah Jogjakarta tepatnya di Jalan Malioboro.
Malioboro merupakan nama jalan yang berada di sebelah utara Keraton Jogja. Jalan Malioboro bertepatan dengan pendirian Keraton Jogja.
Dilansir Radar Jogja, Selasa (26/12) menurut Pemprov DIY Malioboro ini memiliki sebuah makna yang khusus yakni Karangan Bunga.
Makna karangan bunga sendiri karena saat di masa lalu ketika Keraton Jogja membuat acara besar sepanjang Jalan Malioboro di penuhi dengan bunga.
Ada juga sebuah pendapat yang mengatakan bahwa Malioboro sendiri berasal pemberian Jenderal John Churchill (1650-1722) dari Inggris yakni Marlborough.
Pendapat mengenai Malioboro yang diberikan oleh Jenderal John Churchill ini dibantah. Bantahan ini juga berdasarkan dari bukti sejarah yang menjelaskan Jalan Malioboro sudah ada sejak berdirinya Ngayogyakarta Hadiningrat.
Baca Juga: Serunya Liburan Akhir Tahun di Yogyakarta, 6 Rekomendasi Hotel Kekinian Murah Meriah Dekat Malioboro
Menurut Sejarahwan dari Inggris, Peter Carey mengatakan bahwa Jalan Malioboro merupakan sebuah jalan raya telah ada dan digunakan sebagai acar seremonial khusus selama lima puluh tahun sebelum kedatangan orang Inggris yang mendirikan pemerintahnya di Jawa.
Melansir Radar Jogja, konon Malioboro memiliki sebuah arti yakni sebagai perjalanan menjadi wali (mali) dan (oboro) yang bermakna mengembara.
Malioboro sendiri terdiri dari dua nama jalan utama. Yaitu, Jalan Mago Mulyo dam Jalan Margo Utomo.
Ruas jalan itu masih bagian dari sebuah konsep Sangkan Paraning Dumadi. Merupakan sebuah konsep mengenai perjalanan manusia lahir hingga kembali kepada Sang Pencipta.
Sangkan Paraning Dumadi ini memiliki simpul-simpul utama yaitu Panggung Krapyak-Keraton Jogja-Tugu Jogja.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
