Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Desember 2023 | 22.30 WIB

Tanggapi Kabar ‘Miring’, Erick Thohir Membantah PT Dirgantara Indonesia Potong Gaji Karyawan

Erick Thohir Membantah PT Dirgantara Indonesia Potong Gaji Karyawan (indonesian-aerospace.com)

JawaPos.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membantah adanya pemotongan gaji karyawan di PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI.

Menurutnya, perusahaan tersebut akan melakukan pembayaran gaji secara bertahap karena mengalami kekosongan kas akibat klien yang belum melunasi tagihan tepat waktu.

Erick Thohir mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Selasa.

Dilansir dari Antara Selasa (19/12), Erick Thohir menjelaskan bahwa tidak ada pemotongan gaji yang dilakukan, melainkan pembayaran yang akan dilakukan secara bertahap disebabkan oleh adanya cash mismatch atau ketidaksesuaian arus kas.

Keterlambatan pembayaran dari klien menjadi penyebab utama kekosongan kas yang dialami PT Dirgantara Indonesia.

Menurut laporan yang diterima oleh pihaknya, pembayaran dari klien tidak sesuai dengan jadwal waktu yang ditentukan.

Kementerian BUMN di bawah Erick Thohir berkomitmen untuk membantu PTDI dalam berkomunikasi dengan pihak yang belum melunasi kewajibannya terhadap perusahaan tersebut.

"Pasti kita bantu dong," kata Erick Thohir, menunjukkan dukungannya terhadap upaya PTDI untuk mendapatkan pembayaran yang seharusnya.

PTDI merupakan bagian dari holding BUMN DEFEND ID yang terdiri dari lima perusahaan di sektor industri pertahanan, termasuk PT LEN Industri, PT Pindad, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana.

Erick Thohir menyatakan bahwa fokusnya akan lebih ditujukan untuk membenahi bisnis dari perusahaan-perusahaan tersebut dan menutup yang tidak berfungsi.

Erick Thohir juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas direksi-direksi BUMN yang terlibat dalam penyelewengan.

Ia telah melakukan pelaporan terhadap beberapa perusahaan BUMN, seperti PT Inhutani, PT Angkasa Pura I, PT Perkebunan Nusantara (PTPN), dan ID Food, yang melakukan pelanggaran.

Erick Thohir menegaskan bahwa tindakan tegas perlu diambil terhadap direksi-direksi yang menciptakan proyek-proyek hanya untuk kepentingan pribadi dan melakukan markup dalam pengadaannya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore