Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 November 2021 | 03.12 WIB

Terima Bupati Gresik, Wapres Dukung Rencana Pembangunan KIH

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin menerima audiensi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di kediaman resmi Wapres Jalan Diponegoro 2, Jakarta Pusat, Selasa (9/11) lalu. Dalam pertemuan sekitar 30 menit itu, Wapres mendukungan rencana Pemkab Gresik yang berniat membangun Kawasan Industri Halal (KIH) guna mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

"Saya kira kita memang mendorong pertumbuhan KIH. Itu memang program pemerintah dan salah satu fokus dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah kita," ucap Wapres seperti dikutip dari laman Setwapres.

Lebih lanjut, Wapres menuturkan bahwa salah satu fokus dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah adalah pengembangan industri halal, yakni dengan memperbanyak KIH.

"Meskipun di Jawa Timur sudah ada KIH Safe n Lock Sidoarjo, saya kira tidak apa-apa dikembangkan juga KIH di Gresik," ungkapnya.

Karena itu, Wapres meminta Bupati Gresik untuk segera berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur guna melengkapi segala persyaratan administratif. "Yang penting koordinasi dengan Gubernur, dan kalau sudah memenuhi syarat (lanjut) ke Kementerian Perindustrian untuk memperoleh legalitasnya," imbau Wapres.

Wapres menyebutkan, saat ini sudah ada tiga KIH yang telah memperoleh penetapan dari Kementerian Perindustrian. Yakni, Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Modern Cikande Industrial Estate di Serang-Banten, dan Bintan Inti Halal Hub di Kabupaten Bintan.

"Saya dengar sedang proses juga dua KIH di NTB. Mungkin juga Riau dan Batam sedang dipersiapkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani melaporkan kepada Wapres bahwa Pemkab Gresik akan membangun KIH di lahan seluas 204 hektarr di wilayah Kecamatan Sidayu, Manyar, dan Bungah.

"Di Manyar sendiri ada pelabuhan internasional dan merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kebetulan Sidayu ini bisa kita peruntukkan untuk kawasan industri halal," ujar Gus Yani, panggilan akrab Fandi Akhmad Yani.

Pembangunan KIH tersebut, lanjut dia, akan bekerja sama dengan PT Petrokimia dan Semen Gresik. "Kerja samanya nanti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan memasok produk ke KIH," kata bupati alumnus Universitas Airlangga Surabaya itu.

Gus Yani memastikan, soal pemasaran dan pengangkutan tidak akan menjadi masalah. Sebab, Gresik memiliki banyak pelabuhan. Baik pelabuhan umum maupun khusus. "Nanti targetnya adalah untuk ekspor. Kebetulan kami sudah berkomunikasi dengan beberapa eksportir dari mancanegara, seperti eskportir sapi dari Brazil," ungkapnya.

Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa KIH Gresik salah satunya akan dijadikan tempat pengolahan daging sapi. Mulai dari pemotongan hingga pengemasan. Selanjutnya, diekspor khususnya ke negara-negara muslim.

"Jadi nanti KIH akan mengambil sapi dari Brasil kemudian dipotong dan dipasarkan kembali ke negara-negara tetangga dan Timur Tengah," jelasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati Gresik dalam audiensi bersama Wapres adalah Kepala Bidang Perencanaan Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Dian Palupi Chrisdiani, Komisaris PT Gresik Migas Ahmad Nadir, serta anggota Tim Ahli Konsultan Perencanaan KIH Gresik Basanto Yudoyoko dan Wahana. Sementara itu, Wapres didampingi Plt Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika dan Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Lukmanul Hakim, dan Bambang Widianto.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore