Dirjen HAM Dhahana Putra (kiri) didampingi anggota KPU Idham Holik (kanan) berbicara dalam acara BedanH HAM. Sumber foto: ANTARA/Aprillio Abdullah Akbar/aa.
JawaPos.com - Debat perdana calon presiden telah digelar Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, yang dimana salah satu temanya yaitu HAM diapresiasi oleh Direktur Jenderal HAM, Dhahana Putra.
Dilansir dari Antara News, Rabu (13/12), Dhahana berpendapat bahwa tema yang diusung tersebut memperlihatkan KPU RI sebagai penyelenggara pemilu mengutamakan HAM sebagai nilai penting dalam proses kepemimpinan politik bangsa ke depan.
“Sebagai salah satu tema dalam debat perdana calon presiden, pembahasan tentang HAM kami pandang tepat, hal ini sama dengan hukum yang nedipaka pondasi penting dalam tata kelola negara demokratis,” ucap Dhahana saat bera di Jakarta pada hari Rabu.
Dhahana juga membahas terkait jajak pendapat yang dilaksanakan oleh Litbang Kompas menjelang debat pertama.
Berdasarkan hasil jajak pendapat litbang Kompas pada 7-9 Desember 2023, para responden berharap HAM dibahas dalam debat capres perdana dan meraih posisi ketiga.
Selanjutnya besaran responden yang memilih HAM dalam pembahasan debat capres ini sejumlah 9,6 persen, angka tersebut lebih tinggi daripada hukum (4,1 persen) maupun penguatan demokrasi (3,4 persen).
“Dengan jumlah angka tersebut, sepertinya dapat menjadi indikator adanya lapisan masyarakat yang memandang penting HAM dalam konteks tata kelola bernegara yang demokratis,” kata Dhahana.
“Kami tidak menduga, bahwa pembahasan tentang HAM ini tampaknya lebih diminati daripada hukum maupun penguatan demokrasi,” katanya.
Selanjutnya, Dirjen HAM tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah membangun dialog dengan KPU RI tentang bagaimana pentingnya mengutamakan nilai-nilai HAM dalam penyelenggaraan pemilu.
Menurut Dhahana, KPU RI mempunyai komitmen yang baik dalam menjalankan pemilu yang ramah HAM.
Dhanana mengatakan bahwa, dalam diskusi November lalu, Komisioner KPU RI Pak Idham Holik menyatakan jika pemilu tanpa HAM, maka punya potensi pemilunya bermasalah.
Hal ini memperIhatkan bahwa KPU RI melihat bagaimana pentingnya mengedepankan HAM dalam pelaksanaan pemilu.
***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
