
Potret Valerina Daniel, jurnalis senior TVRI yang menjadi moderator debat capres-cawapres 2024. (Instagram: @valerinadaniel)
JawaPos.com – Valerina Daniel, jurnalis dari TVRI, didapuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjadi moderator debat capres-cawapres 2024 tahap pertama, bersama rekannya Ardianto Wijaya Kusuma, Selasa (12/12).
Valerina dikenal sebagai jurnalis dan pembawa berita yang malang melintang di dunia jurnalistik. Namun, secara rinci, ternyata rekam jejak seorang Valerina sangatlah luas dan panjang.
Berikut ini perjalanan karir Valerina Daniel dirangkum JawaPos.com dari berbagai sumber.
Valerina Daniel lahir di Jakarta, 28 November 1978. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan di Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional, Monash University Australia, dengan bidang Master of Communications and Media Studies.
Ia juga pernah terpilih sebagai None Jakarta, dan runner-up Puteri Indonesia atau Miss ASEAN Indonesia 2005.
Perempuan berdarah Sumatera Barat ini memulai karir sebagai pembawa berita sejak tahun 2000, sebagai pembawa di TPI. Sebelum di TVRI hingga sekarang, Valerina tercatat pernah bergabung di beberapa saluran televisi sebagai pembawa berita seperti SCTV, MetroTV, Berita Satu News (BTV).
Berkarir sebagai pewarta selama lebih dari 20 tahun, Valerina berpengalaman melakukan peliputan di berbagai medan lapangan, misalnya saat tsunami Aceh dan Sri Lanka, hingga pemilihan Presiden Amerika Serikat di Washington DC melalui saluran TVRI World.
Selain perjalanannya sebagai jurnalis, Valerina ternyata juga didapuk menjadi Duta Lingkungan Hidup dan Penasihat Komunikasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia.
Di samping itu, ia juga menjadi Penasihat Menteri Pariwisata Indonesia tahun 2018-2019. Pun pernah memimpin Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan setelah disertifikasi sebagai Asesor oleh Global Sustainable Tourism Council.
Valerina juga menerbitkan beberapa buku, di antaranya ‘Easy Green Living’ (2009), Buku Anak ‘I Love Earth’ (2009) dan ‘4 Super Bestfriends’ (2016, 2017). Ketiganya berisi tentang lingkungan untuk mempromosikan isu-isu konservasi, perubahan iklim dan keberlanjutan hidup.
Atas peran pentingnya di dunia jurnalistik dan lingkungan hidup, Valerina menerima penghargaan Indonesia Green Awards 2011 dan Australian Alumni Awards for Communications and Journalism 2011.
Lebih lanjut, selain pewarta di TVRI, Valerina kini juga menjadi Penasihat Komunikasi untuk GESIT (Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial dalam Infrastruktur), sebuah program dari KIAT (Kemitraan Australia-Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
