Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Desember 2023 | 02.40 WIB

Momen Masyarakat Sabang Usir Kembali Rombongan Rohingya yang Masuk Melalui Pantai pada Dini Hari

Pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh. (Sumber: Jawapos.com) - Image

Pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh. (Sumber: Jawapos.com)

JawaPos.com – Masyarakat Sabang rupanya pernah melakukan usaha mengusir pengungsi Rohingya yang mendarat di pesisir pantai.

Pengungsi Rohingya yang masuk ke Indonesia pada saat itu berhasil diupayakan untuk pergi dari pesisir pantai Aceh.

Momen unik kecerdikan warga Sabang ini terekam dalam video yang diunggah oleh Instagram Aceh barat keras ini mendapatkan banyak respons dari netizen.

Masuknya pengungsi Rohingya di Indonesia sudah menuai banyak keluh kesah dan kritik dari netizen Indonesia.

Banyak warga lokal yang tidak menolak menerima masuknya pengungsi Rohingya ke daerah mereka, walaupun kapal masih terus berdatangan.

Berbagai upaya dilakukan oleh warga lokal seperti mengusir secara terang-terangan sampai menemui perwakilan dari UNHCR untuk mengusir pengungsi Rohingya.

Namun, sampai saat ini kapal dari pengungsi Rohingya tersebut masih terus berdatangan untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak di Indonesia.

Salah satu upaya dari warga Sabang kali ini bisa dibilang cerdik karena telah berhasil mengusir setidaknya sebelas pengungsi Rohingya dari tanah mereka.

Tepatnya pada pukul 5.40 WIB dini hari, para warga Sabang berusaha untuk mengembalikan sejumlah Pengungsi Rohingya ke kapal.

Namun, yang berhasil untuk dimasukkan ke kapal hanya sebelas orang, sisanya berontak tidak mau pergi dan memilih untuk tinggal.
 
Akhirnya dengan sebelas pengungsi Rohingya tersebut, kapal diarahkan ke tengah laut untuk pergi dari pesisir pantai.

Usaha warga lokal Sabang tersebut terdengar oleh salah satu perwakilan UNHCR yang akhirnya datang untuk menegur para warga lokal.

Akan tetapi warga lokal tetap bersikeras tidak ingin menerima pengungsi Rohingya, dan membuat kesepakatan kepada pihak UNHCR.

Jika pihak UNHCR tetap ingin mengembalikan perahu berisi sebelas pengungsi tersebut, maka para warga lokal tidak akan boleh mendarat dan tidak diberi makan.

Di keterangan unggahan Instagram tersebut sebenarnya warga lokal tidak akan membiarkan hal itu (membiarkan orang kelaparan) terjadi.

Namun, ancaman itu terpaksa dilakukan agar pengungsi Rohingya tidak kembali masuk di tanah mereka lagi.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore