Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Desember 2023 | 18.32 WIB

Potensi Gelombang Tinggi di Beberapa Wilayah Indonesia, BMKG Imbau Masyarakat Pesisir untuk Waspada

Peta potensi gelombang tinggi yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin (11/12/2023). (Antara/HO-BMKG)

JawaPos.com – Menanggapi adanya potensi gelombang tinggi yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pesisir untuk waspada dan terus berhati-hati pada Senin hingga Selasa, 11-12 Desember 2023.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo menyebutkan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut-timur laut dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur laut-tenggara dengan kecepatan 4-20 knot.

"Harap selalu waspada untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir yang berpeluang terjadinya gelombang tinggi, hingga mencapai 4 meter," Ungkap Eko, dalam informasi yang diterima dari Antara pada Senin (11/12).

Ia menjelaskan bahwa kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Jayapura, perairan Amamapare-Agats, Laut Banda, perairan utara Kai-Aru, dan Laut Arafuru bagian timur," paparnya.

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di beberapa wilayah di Indonesia di antaranya perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue-Kep.

Mentawai, perairan Bengkulu-barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera, Teluk Lampung bagian selatan, serta Selat Sunda bagian barat dan selatan.

Selain itu, juga perairan selatan Banten - Jawa Timur, perairan Bali-P. Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan P. Sawu-Kupang-P. Rotte, Laut Sawu, Samudra Hindia Selatan Banten, Samudra Hindia Selatan NTT, Laut Natuna Utara, perairan utara Kep. Sangihe-Kep. Talaud.

Kemudian, Laut Maluku bagian selatan, perairan utara Kep. Banggai-Sula, perairan Manokwari, perairan Biak, perairan Sarmi-Jayapura, perairan Amamapare-Agats, Laut Banda, perairan utara Kep.

Kei-Kep. Aru, perairan utara Babar-Tanimbar, Samudera Pasifik Utara Halmahera-Jayapura, Laut Arafuru bagian timur.

Sedangkan untuk gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa Barat-NTB.

Melihat adanya potensi gelombang tinggi itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dengan moda transportasi perahu maupun kapal.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore