Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 September 2021 | 19.04 WIB

Sanca 9 Meter Itu pun Masuk Rumah Barunya

KEMBALI KE ALAM LIAR: Tim BBKSDA Riau saat melepasliarkan seekor ular sanca batik di salah satu kawasan konservasi alam Kabupaten Kampar, Riau (21/9). (BBKSDA Riau for Jawa Pos) - Image

KEMBALI KE ALAM LIAR: Tim BBKSDA Riau saat melepasliarkan seekor ular sanca batik di salah satu kawasan konservasi alam Kabupaten Kampar, Riau (21/9). (BBKSDA Riau for Jawa Pos)

JawaPos.com - Tinggi tegak lehernya saja sekitar 1 meter. Dengan bobot mencapai 120 kilogram, ular sanca batik itu begitu mengintimidasi.

Tapi, pada Selasa (21/9) siang lalu, begitu dilepaskan, ular betina sepanjang 9 meter tersebut dengan bersemangat masuk ke semak-semak kawasan konservasi yang jauh dari permukiman penduduk di Kampar, Riau. Sebelum kemudian menghilang di rumah barunya tersebut.

Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau harus masuk ke kawasan konservasi untuk melakukan pelepasliaran itu dengan berjalan kaki sekitar satu jam. Menyusuri sungai dan perbukitan. Sambil menggotong ular "raksasa” berusia 30 tahun tersebut, sembari diguyur hujan pula.

"Ini perjalanan melelahkan, tapi juga melegakan," kata Plh Kepala BBKSDA Riau Hartono seperti dikutip Riau Pos kemarin (22/9).

Python reticulatus alias sanca batik adalah jenis ular terpanjang di dunia. Panjangnya bisa mencapai 10 meter dengan bobot maksimal 158 kilogram. Artinya, ular yang diselamatkan Amar, pencinta reptil, setelah ditemukan warga di kebun sawit Desa Sungai Buluh, Kabupaten Pelalawan, Riau, itu hampir mencapai postur maksimal.

BBKSDA Riau lebih lanjut menjelaskan, python reticulatus sebenarnya bukanlah ular yang berstatus dilindungi. Namun, dalam perjanjian internasional tentang spesimen tumbuhan dan satwa liar yang mengakibatkan kelestarian spesies tersebut terancam (CITES), jenis ular itu masuk dalam kategori apendiks II.

"Spesiesnya tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan,” kata Hartono.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore