
KEMBALI KE ALAM LIAR: Tim BBKSDA Riau saat melepasliarkan seekor ular sanca batik di salah satu kawasan konservasi alam Kabupaten Kampar, Riau (21/9). (BBKSDA Riau for Jawa Pos)
JawaPos.com - Tinggi tegak lehernya saja sekitar 1 meter. Dengan bobot mencapai 120 kilogram, ular sanca batik itu begitu mengintimidasi.
Tapi, pada Selasa (21/9) siang lalu, begitu dilepaskan, ular betina sepanjang 9 meter tersebut dengan bersemangat masuk ke semak-semak kawasan konservasi yang jauh dari permukiman penduduk di Kampar, Riau. Sebelum kemudian menghilang di rumah barunya tersebut.
Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau harus masuk ke kawasan konservasi untuk melakukan pelepasliaran itu dengan berjalan kaki sekitar satu jam. Menyusuri sungai dan perbukitan. Sambil menggotong ular "raksasa” berusia 30 tahun tersebut, sembari diguyur hujan pula.
"Ini perjalanan melelahkan, tapi juga melegakan," kata Plh Kepala BBKSDA Riau Hartono seperti dikutip Riau Pos kemarin (22/9).
Python reticulatus alias sanca batik adalah jenis ular terpanjang di dunia. Panjangnya bisa mencapai 10 meter dengan bobot maksimal 158 kilogram. Artinya, ular yang diselamatkan Amar, pencinta reptil, setelah ditemukan warga di kebun sawit Desa Sungai Buluh, Kabupaten Pelalawan, Riau, itu hampir mencapai postur maksimal.
BBKSDA Riau lebih lanjut menjelaskan, python reticulatus sebenarnya bukanlah ular yang berstatus dilindungi. Namun, dalam perjanjian internasional tentang spesimen tumbuhan dan satwa liar yang mengakibatkan kelestarian spesies tersebut terancam (CITES), jenis ular itu masuk dalam kategori apendiks II.
"Spesiesnya tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan,” kata Hartono.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
