
GEMAR MEMBACA: Kevano Abimanyu (depan) dan Rafi Ayra Wisanggeni saat asyik membaca buku anak di Toko Buku Uranus Surabaya kemarin (3/4). (PUGUH SUJADMIKO/JAWA POS)
JawaPos.com - Dalam momentum Hari Anak Nasional 2021 , Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong pemerintah untuk memastikan pemenuhan hak anak yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi Covid-19. Salah satunya hak atas pendidikan.
"Seperti pemenuhan keberlangsungan hak atas pendidikannya, memastikan anak-anak tersebut dalam pengasuhan oleh keluarga terdekat, hak pemenuhan kesehatannya, dan sebagainya," terang Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti, Jumat (23/7).
Pengasuhan anak yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19 juga harus dipastikan pengasuhannya dilakukan oleh kerabat atau keluarga besar mereka. Jadi, panti asuhan seharusnya menjadi pilihan terakhir.
Baca Juga: Hari Anak Nasional, 1.020 Anak Terima Remisi dari Ditjen PAS
"Penanganan ini tentu memerlukan kehadiran negara serta dukungan APBN dan APBD demi kelangsungan hidup dan masa depan anak-anak yang masih di bawah umur," tambah dia.
Melihat dari kasus di India, para orang tua kebanyakan meninggal saat peningkatan kasus dan kematian di India pada April hingga Mei 2021. Oleh karenanya, Pemerintah India pun menyediakan anggaran amat besar untuk kehidupan anak-anak ini.
“Salah satunya adalah, bantuan uang senilai 1 juta rupee (setara dengan Rp 195 juta), yang akan diberikan kepada setiap anak sebagi tunjangan, dari usia 18 hingga 23 tahun. Dana tersebut diberikan melalui skema PM-CARES,” tambahnya.
Selain dari pemerintah pusat, pemerintah negara bagian di India juga telah mengumumkan berbagai insiatif untuk membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi corona.
“Covid-19 ini bukan hanya masalah kesehatan masyarakat, dan bukan hanya tentang dampak sosial ekonomi, tetapi ini adalah masalah mendasar kemanusiaan. Jadi perlu penanganan yang manusiawi, berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepentingan terbaik bagi anak," pungkas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
