Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Juli 2021 | 20.31 WIB

Menko PMK Akui Ada Panic Buying Oksigen di Masyarakat

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Masalah kelangkaan oksigen bukan hanya terjadi di RS, tetapi juga pada mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Hal itu tentu turut menjadi perhatian pemerintah untuk dapat segera mengatasi persoalan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengakui bahwa masyarakat menjadi panik akan kondisi ini. Hal ini pun membuat mereka membeli oksigen untuk disimpan ketika sekiranya ada keluarga yang positif Covid-19. "Saat ini telah terjadi sedikit panic buying di masyarakat. Sehingga mereka membeli oksigen dan menyimpannya di rumah untuk berjaga-jaga," ungkap dia pada Selasa (13/7).

Di sisi lain, ada pula masyarakat yang melaksanakan gerakan sedekah oksigen. Inisiasi masyarakat ini pun diapresiasi yang merupakan bukti gotong-royong nyata. "Untuk mereka yang kebetulan oksigennya belum terpakai, kalau ada tetangganya yang membutuhkan, mengulurkan tangan untuk bisa menyumbangkan atau meminjamkan oksigen yang ada di rumahnya masing-masing," imbuhnya.

Muhadjir menilai cara itu efektif, mengingat pemerintah saat ini masih tengah mengupayakan pemenuhan kebutuhan oksigen terutama untuk RS-RS yang merawat pasien Covid-19 dan tempat-tempat isolasi kolektif. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore