
José María Giménez, terlihat menghirup oksigen di tengah laga melawan Bolivia, pertarungan bukan hanya melawan lawan, tapi juga udara tipis El Alto. (thesun.co.uk)
JawaPos.com - Pertandingan Bolivia vs Uruguay pada 26 Maret 2025 di Stadion El Alto sempat menyita perhatian dunia. Berada di ketinggian 4.150 meter, laga ini membuat para pemain Uruguay kesulitan bernapas. Bek José María Giménez bahkan harus menggunakan tabung oksigen di pinggir lapangan.
“Benar-benar gila bermain di sini, bukan hanya karena kurangnya oksigen, tapi juga karena cara bola bergerak dan melayang,” ujar Giménez kala itu, dikutip dari Olé. Ia tampak terengah-engah dan duduk bersandar sambil mengenakan masker oksigen.
Stadion El Alto dikenal sebagai salah satu venue tertinggi di dunia. Udara tipis di sana membuat tubuh sulit beradaptasi, terutama bagi tim tamu. Beberapa pemain Uruguay lainnya juga dilaporkan menggunakan bantuan oksigen selama pertandingan.
Meski laga berakhir imbang 0-0, insiden ini memicu perdebatan soal keamanan bermain di ketinggian ekstrem. “Kami datang untuk bertanding, bukan untuk bertaruh nyawa,” ujar salah satu staf medis Uruguay kepada Nogomania.
Federasi Uruguay belum mengajukan protes resmi, namun FIFA didesak untuk meninjau ulang regulasi venue pertandingan internasional. Banyak pihak menilai bahwa batas ketinggian harus ditetapkan demi keselamatan pemain.
Bagi Bolivia, bermain di El Alto adalah bagian dari identitas nasional. Namun insiden ini menunjukkan bahwa risiko kesehatan nyata dan tak bisa diabaikan. “Ini bukan soal taktik, ini soal bertahan hidup,” tulis The18 dalam laporannya.
Rekaman Giménez mengenakan masker oksigen viral di media sosial dan memicu simpati dari penggemar sepak bola. Banyak yang mempertanyakan apakah pertandingan seperti ini seharusnya tetap digelar tanpa protokol medis khusus.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan hanya soal strategi, tapi juga soal lingkungan yang bisa memengaruhi keselamatan. FIFA diharapkan segera mengambil langkah evaluatif sebelum insiden serupa terulang. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
