Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2023 | 22.35 WIB

Area RS Indonesia di Gaza Dibombardir dan Dikepung, Israel Disebut MUI Seperti Zombi

Ilustrasi: Tank Israel dilaporkan mengepung Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara pada Senin (20/11). (Alexander Ermochenko/Reuters). - Image

Ilustrasi: Tank Israel dilaporkan mengepung Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara pada Senin (20/11). (Alexander Ermochenko/Reuters).

 
JawaPos.com - Area sekitar Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, dikabarkan dibombardir oleh Israel. Korban jiwa pun berjatuhan, begitu pula dengan korban luka.
 
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim mengecam keras tindakan tersebut. Dia bahkan menganggap Israel seperti zombi yang tidak memiliki hati nurani 
 
"Menyedihkan sekali, menyedihkan sekali. Ini menunjukan bahwa Israel memang benar-benar sudah tertutup matanya, otaknya, hatinya, kayak zombi, Israel kayak zombi," kata Sudarnoto saat dihubungi JawaPos.com, Senin (20/11).
 
 
Dia menilai, Israel telah berbuat membabi buta. Bahkan rumah sakit yang digunakan untuk memberikan pertolongan medis pun tak luput dari serangan.
 
"Ini perbuatan yang terkutuk, sangat memalukan, sudah sepantasnya kekuatan-kekuatan negara manapun yang masuh punya hati nurani, dan kekuatan civil society yang juga cinta damai, cinta kemanusiaan harus bersatu padu untuk melawan kekuatan mesin, kekuatan orang-orang yang biasa ini supaya diseret ke pengadilan internasional," jelasnya.
 
Sebelumnya, kekejaman Zionis Israel kepada masyarakat Palestina di Gaza terus berlanjut. Tanpa ampun, kabar terbaru melaporkan bahwa Israel dan armada militernya berupa tank serbu sudah mengepung Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara.
 
Dilansir dari Al-Jazeera, Tank Israel mengepung Rumah Sakit Indonesia di Gaza di mana belasan orang tewas menyusul serangan langsung Israel sejak Senin (20/11) pagi. Hal ini menyusul kabar sebelumnya, yang mana Israel meminta Rumah Sakit tersebut dikosongkan.
 
Direktur Kementerian Kesehatan Gaza menolak klaim Israel bahwa mereka telah menemukan terowongan Hamas di Rumah Sakit al-Shifa, dan menggambarkannya sebagai kebohongan murni.
 
Selama lebih dari tujuh pekan, lebih dari 13.000 orang tewas di Gaza sejak pemboman Israel dimulai pada 7 Oktober. Di Israel, jumlah korban tewas resmi dalam serangan Hamas mencapai sekitar 1.200 orang.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore