Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 November 2023 | 00.49 WIB

Seluruh Pesawat Super Tucano akan Dikandangkan usai Kecelakaan di Bromo

Tangkapan layar - Pesawat tempur super tucano milik TNI AU yang jatuh sekitar pukul 11.18 WIB di kawasan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023). / Sumber: ANTARA/Handout video amatir/ch

 
 
JawaPos.com - TNI Angkatan Udara (AU) akan melakukan grounded sementara terhadap seluruh pesawat Super Tucano. Keputusan ini menyusul adanya insiden kecelakaan dua unit pesawat tersebut di lereng gunung Bromo, Jawa Timur.
 
 
"Ke depannya sementara pesawat Tucano akan sementara tidak akan diterbangkan sampai data awal apakah ada kesalahan teknis," kata Kadispenau Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (17/11).
 
Agung menyampaikan, tim investigasi internal TNI AU akan terlebih dahulu mendalami fligt data recorder (FDR) pesawat. Bila tidak ada masalah teknis pesawat, maka pesawat Super Tucano lainnya akan diterbangkan kembali.
 
"Tucano kesiapannya cukup tinggi. Pesawat cukup baik dirawat, suku cadangnya cukup baik sehingga tidak ada masalah pesawat. Pesawat ini handal mumpuni, dan diandalkan di setiap misi," jelasnya.
 
Diketahui, peristiwa kecelakaan ini tersiar pertama kali dari beredarnya video amatir warga yang menemukan puing pesawat. Xari video yang beredar pesawat berwarna abu-abu milik TNI AU itu tampak jatuh di area perbukitan. Pesawat rusak parah. Terlihat ada api menyala di bagian kokpit pesawat, bahkan sempat terdengar ledakan yang menbuat warga kaget.
 
Dalam video itu terlihat pesawat memiliki nokor ekor TT-3103. Terdapat pula gambar bendera Merah Putih. Posisi ekor pesawat sudah terpisah dari badannya.
 
TNI AU menjelaskan mengenai jatuhnya pesawat tempur miliknya. Pesawat yang hilang kontak ternyata berjumlah dua uni. Keduanya ada pesawat EMB 314 Super Tucano.
 
Kedua pesawat terbang dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang pada Kamis (16/11) siang. Kedua pesawat kemudian hilang kontak di daerah Pasuruan, Jawa Timur.
 
"Pesawat dengan tail number TT-3103 dan TT-3111 mengalami lost contact saat melaksanakan misi Profisiensi Formation Flight dengan rute penerbangan Lanud Abd Saleh - Area Latihan – Lanud Abd," kata Kadispenau Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati.
 
 
Pesawat tercatat take off dari Lanud Abdulrachman Saleh pukul 10.51 WIB dan dinyatakan hilang kontak Pukul 11.18 WIB. Informasi jatuhnya pesawat diterima dari masyarakat. (*)
 
 
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore