Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 November 2023 | 18.43 WIB

Eks Pimpinan KPK Erry Riyana Harapkan MK ke Depan jadi Lembaga yang Bersih dari Alat Kekuasaan

 
 
 

Mantan Komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas (ketiga kanan).

 
JawaPos.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana menyampaikan keprihatinannya, usai hadirnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia capres-cawapres. Menurutnya, MK saat ini merupakan lembaga paling mengkhawatirkan.
 
Putusan MK nomor 90/PUU-XXI/2023 dinilai sebagai suatu kekeliruan yang mencoreng kepercayaan publik pada institusi hukum tertinggi di Indonesia. MK juga kini memiliki citra negatif, karena dirasa dapat menjadi alat untuk meraih kekuasaan.
 
“Yang paling utama kekhawatiran kami adalah Mahkmah Konstitusi yang tidak bersih,” kata Erry kepada wartawan, Senin (13/11).
 
Erry turut hadir bersama sejumlah tokoh nasional ke kediaman KH Ahmad Musto Bisri alias Gus Mus, pada Minggu (12/11) kemarin. Ia menyampaikan pesan agar MK segera untuk melakukan perbaikan yang benar-benar menyeluruh. 
 
Sebab, MK ke depan menghadapi banyak kasus sengketa pemilu. Sehingga membutuhkan sikap yang independen dalam menyelesaikan setiap perkara di MK.
 
“Karena yang kita hadapi dalam jangka pendek adalah diperlukannya Mahkamah Konstitusi yang bersih yang jujur. Sehingga pada waktu ada persengketaan Pemilu nanti, maka kita percaya bahwa mereka bisa menyelesaikannya dengan adil,” tegas Erry.
 
Terpisah, Suhartoyo resmi menjadi Ketua MK periode 2023-2028 setelah membacakan sumpah jabatan, dihadapan para hakim konstitusi. Suhartoyo menyebut, MK telah melewati fase krisis.
 
 
"MK baru saha melewati fase krisis yang sebelumnya tidak pernah terjadi," ucap Suhartoyo di ruang sidang pleno gedung MK, Jakarta, Senin (13/11/2023).
 
Suhartoyo menegaskan, akan mengembalikan kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi. Hal ini setelah hadirnya putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang memberhentikan Anwar Usman, dari jabatan Ketua MK.
 
Suhartoyo bertekad akan bergotong royong dengan Wakil Ketua MK Saldi Isra dan hakim konstitusi lainnya untuk mengembalikan marwah MK.
 
"MK tidak bisa terus larut meratapi yang baru terjadi. Kami menyadari ada ekspektasi dan harrapan tinggi kepada saya untuk meningkatkan dan kepercayaan publik terhadap MK," pungkas Suhartoyo.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore