Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 April 2021 | 20.07 WIB

Pemerintah Bangun Rumah untuk Keluarga Awak KRI Nanggala-402

PENGHORMATAN: Presiden Jokow, Ketua DPR Puan Maharani (dua dari kiri), dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (kiri) menemui keluarga 53 awak KRI Nanggala-402 untuk menyerahkan bintang jasa di Lanudal Juanda kemarin (29/4). (INDONESIA PRESIDENTIAL PALACE/AFP - Image

PENGHORMATAN: Presiden Jokow, Ketua DPR Puan Maharani (dua dari kiri), dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (kiri) menemui keluarga 53 awak KRI Nanggala-402 untuk menyerahkan bintang jasa di Lanudal Juanda kemarin (29/4). (INDONESIA PRESIDENTIAL PALACE/AFP

JawaPos.com – Simpati dan perhatian ditunjukkan pemerintah terhadap keluarga awak KRI Nanggala-402. Setelah menjamin pendidikan putra-putri prajurit hingga jenjang perguruan tinggi, pemerintah juga siap membangunkan rumah bagi keluarga korban.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat bersilaturahmi dengan perwakilan keluarga awak KRI Nanggala-402 di hanggar Lanudal Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin (29/4). Dalam kesempatan itu, presiden kembali menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga 53 personel TNI-AL yang gugur saat bertugas di laut utara Bali.

Jokowi menyatakan, pemerintah memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada para awak KRI Nanggala-402. Anak-anak para awak kapal selam tersebut juga akan mendapatkan perhatian khusus dari negara untuk urusan pendidikan. ’’Tadi saya sampaikan kepada panglima (TNI) dan KSAL agar pengaturan dan manajemen mekanismenya, semuanya diatur agar rapi,’’ kata Jokowi.

Terkait rumah yang akan dibangun, presiden memberikan kebebasan kepada keluarga korban untuk menentukan lokasinya. ’’Nanti ibu-ibu sekalian juga dibangunkan rumah yang tempatnya kami mengikuti ibu-ibu semuanya,’’ ucapnya.

Menurut Jokowi, pembangunan rumah bisa dilakukan di Gresik, Sidoarjo, atau tempat lain. Mekanismenya sama, yakni KSAL dan panglima TNI akan mengatur semuanya. Jokowi berjanji bahwa proses tersebut tidak akan lama.

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan, kedatangan presiden sangat berarti bagi keluarga besar TNI-AL. ’’Kedatangan Bapak Presiden merupakan dukungan moril untuk keluarga,’’ tuturnya.

Selain kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, kata Yudo, para prajurit KRI Nanggala-402 diberi tanda kehormatan Jalasena Nararya. Hal itu merupakan simbol kebanggaan dan kehormatan bagi para prajurit yang telah mengabdikan diri untuk menjaga kedaulatan negara di laut. Pemberian kenaikan pangkat serta tanda kehormatan Jalasena Nararya dilaksanakan dalam upacara militer yang dipimpin Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Photo

Istri Kolonel Anumerta Heri Oktavian, Ninda Riza Dwianti, dan Putra sulung Laksamana Muda TNI Anumerta Harry Setiawan, Sheeva Naufal Zidane. (HO-BANK MANTAP/ANTARA)

Pemberian kenaikan pangkat dan tanda kehormatan itu sesuai dengan Keppres RI No 26/TK/Tahun 2021 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jalasena Nararya, Keppres RI No 39/TNI/Tahun 2021 tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer selain Perang Anumerta, Keputusan Menhan RI No 466/IV/2021 tentang Pemberian Kenaikan Pangkat Anumerta, serta Keputusan Panglima TNI Nomor Kep 341/IV/2021 tentang Penetapan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer selain Perang Anumerta.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyatakan, gugurnya 53 awak kapal tersebut membawa duka yang sangat mendalam bagi Korps Hiu Kencana, keluarga Besar TNI-AL, dan seluruh rakyat Indonesia. ’’Untuk itu, atas nama pemerintah Republik Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita atas gugurnya 53 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan tugas di perairan utara Pulau Bali,” katanya.

Prabowo mengungkapkan bahwa pengorbanan seluruh awak KRI Nanggala-402 tidak sia-sia. Menhan juga berharap semua keluarga yang ditinggalkan tabah dan tegar menghadapi musibah tersebut.

Baca juga: TNI-AL Bantah KRI Nanggala-402 Pernah Nganggur Tiga Tahun

Acara kemarin turut dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Sementara itu, agenda silaturahmi juga diikuti Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta pejabat teras Mabes TNI dan TNI-AL.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=b5bLE0qKL3g

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore