Politisi PDIP Ferdinand Hutahaean tetap melanjutkan laporannya terkait kasus ‘bajingan tolol’, setelah sebelumnya berniat mencabut laporannya.
JawaPos.com – Pelapor dari PDIP Ferdinand Hutahaean akhirnya lebih memilih melanjutkan laporannya soal kasus Rocky Gerung ‘bajingan tolol’.
Melalui media sosial X (dulu Twitter), ia menyampaikan bahwa ia memenuhi panggilan polisi setelah menerima surat panggilan dari Dirkrimum Polri untuk di-BAP pada Selasa (31/10).
“Saat ini saya akan menjalani BAP seiring naiknya status perkara ke Penyidikan di Dittipidum Bareskrim Polri,” kata Ferdinand Hutahaean melalui media sosial X pada Selasa (31/10).
Sebelumnya, melalui media sosial yang sama, Ferdinand Hutahaean menyampaikan kerisauannya, apakah sebaiknya dirinya melanjutkan atau mencabut saja laporannya terhadap Rocky Gerung.
Politisi PDIP itu sempat berpikir untuk mencabut laporannya dan tidak menindak lanjutinya lagi, dan merenung, apakah Rocky Gerung salah atau memang benar.
Ia berpikir untuk mencabut laporannya, ketika situasi politik dan manuver politik keluarga Jokowi sedang diterpa isu dinasti politik.
Baca Juga: Polri Segera Lakukan Gelar Perkara untuk Tentukan Nasib Rocky Gerung di Kasus 'Bajingan Tolol'
Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean acap kali mengkritisi isu perihal masa jabatan presiden 3 periode, dan dinasti politik melalui postingan akun media sosial X.
Ia mengatakan, dinasti politik adalah ancaman bagi demokrasi dan kelangsungan bangsa, dan yang menyetujui dinasti politik adalah pihak-pihak yang akan menghalalkan segala cara demi kekuasaan.
Ketika Ferdinand Hutahaean hendak memantapkan hati untuk tidak melanjutkan laporannya, cuitannya di media sosial X justru menuai berbagai komentar dari warganet.
“Anda berpihak pd kesalahan apa kebenaran di luar urusan Capres? Menghina Presiden.. siapapun yg jadi Presidennya benar apa salah?” kata akun media sosial X @Yattie2023.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
