Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Oktober 2023 | 00.15 WIB

Sambut Sumpah Pemuda, Wamenag Ajak Wujudkan Pilpres Damai dan Adil

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki (tengah) di Talkshow Muda-Mudi Buddhis di Jakarta (28/10). Hilmi/Jawa Pos - Image

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki (tengah) di Talkshow Muda-Mudi Buddhis di Jakarta (28/10). Hilmi/Jawa Pos

 
JawaPos.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki merayakan peringatan Sumpah Pemuda bersama anak-anak muda Buddhis. Pada kesempatan itu dia mengajak anak-anal muda untuk ikut menjaga kesuksesan Pemilu atau Pilpres 2024. Supaya berjalan adil dan tidak memicu perpecahan masyarakat. 
 
Dia mengatakan Pemilu atau Pilpres adalah pesta demokrasi. "Agenda rutin lima tahunan," katanya usai membuka Talk Show Muda-Mudi Buddhis Ditjen Bimas Buddha Kemenag di Jakarta pada Sabtu (28/10). Dia mengatakan menyambut Pemilu atau Pilpres 2024 yang sudah di depan mata, dia mengatakan para pemuda harus bisa menjadi individu yang bertanggung jawab. 
 
"Kita harus ikut menjaga pemilu yang damai, aman, dan adil dalam pelaksanaannya," katanya. Dia menegaskan kontestasi dalam Pemilu atau Pilpres itu hal biasa. Dia mencontohkan pada Pilpres 2019 lalu, kontestasinya sangat luar biasa. Begitu tajam.
 
 
Tetapi setelah Pilpres 2019 selesai, para tokoh yang sebelumnya bersaing merebutkan suara masyarakat, berada dalam jalur yang sama. "Setelah Pilpres, para tokoh (politik) menemukan jalannya untuk bersatu," tuturnya. 
 
Tapi tidak demikian dengan masyarakat di tingkat bawah. Dampak dari polarisasi Pilpres 2019 tidak cepat untuk dihilangkan. Apalagi dengan adanya politik identitas. Untuk itu dia berharap pada Pilpres 2024 tidak ada lagi politik identitas. Sehingga agenda akbar lima tahunan itu tidak membuat masyarakat jadi renggang. 
 
 
Menyambut perayaan Sumpah Pemuda, Saiful mengatakan momentum yang sangat penting. Saat itu menjadi tonggak sejarah dalam berbangsa maupun bernegara. "Seluruh elemen pemuda menyatukan bangsa dalam bentuk komitmen tanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu yaitu Indonesia," tuturnya. 
 
Acara talk show itu juga dihadiri Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi. Dia mengatakan mengatakan kaum muda memiliki sejarah yang panjang. Sejarah membuktikan pemuda memberikan peran besar dalam perkembangan bangsa. Mereka memberikan tempat bagi pemuda Buddhis Indonesia untuk memberikan makna Sumpah Pemuda. "Biasanya upacara. Tapi hari ini tidak acara. Kami menyongsong generasi emas 2045 dengan semangat baru," katanya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore