Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Oktober 2023 | 00.57 WIB

Zero Risk, KSAL Sebut Drone Lebih Efektif dan Efisien untuk Perang

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin serah terima jabatan tiga perwira tinggi TNI AL pada Kamis (26/10).

JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin serah terima jabatan tiga perwira tinggi TNI AL pada Kamis (26/10). Salah satunya jabatan komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal). Dalam kesempatan tersebut, Ali menyatakan bahwa instansinya bakal terus mengembangkan Puspenerbal dengan melengkapi Skuadron Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau Skadron Drone yang sudah mereka punya. 

Ali menyampaikan hal itu usai memimpin serah terima jabatan komandan Puspenerbal dari Laksamana Muda TNI Imam Musani kepada Laksamana Pertama TNI Sisyani Jaffar. Dia menyebut, Puspenerbal harus mampu meningkatkan profesionalitas para penerbang TNI AL. Apalagi saat ini mereka sudah memiliki UAV atau pesawat tanpa awak. ”Sekarang Puspenerbal tidak hanya mengoperasikan pesawat-pesawat dengan awak, ada juga pesawat nirawak,” kata dia. 

Orang nomor satu di TNI AL itu menyebutkan bahwa UAV atau seringkali disebut drone yang dimiliki oleh Angkatan Laut terdiri atas buatan luar negeri dan dalam negeri. ”Puspenerbal saat ini sudah memiliki berapa UAV, baik yang kami dapatkan dari Amerika Serikat maupun ada buatan kita sendiri dari litbang-litbang yang dimiliki TNI AL,” bebernya. Dengan modal tersebut, Ali menyatakan, pihaknya akan terus mengembangkan Skadron UAV di Angkatan Laut. 

Tidak hanya itu, Ali menyebutkan bahwa semua hal yang terkait dengan alat tanpa awak yang bisa diterbangkan bakal terus diseriusi oleh TNI AL. Menurut dia, alat-alat itu sudah terbukti sangat efektif saat dipakai dalam peperangan. ”Dengan kemajuan peperangan saat ini yang kita lihat di Ukraina, di Timur Tengah, di Palestina, drone itu sangat efektif digunakan dalam peperangan,” kata mantan panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I tersebut. 

Untuk itu, Ali ingin Puspenerbal menguasai teknologi drone. ”Tentu saja Puspenerbal harus menguasai ini dan prestasi, jenjang karir mereka juga kami perhatikan khusus dalam pengawakan pilot-pilot pesawat tanpa awak,” bebernya. Tidak hanya itu, hasil penelitian para prajurit TNI AL yang terkait dengan drone juga mendapat atensi Ali. Salah satunya prototipe drone kamikaze yang dibuat oleh mantan siswa Seskoal. Dia menyebut drone itu akan terus dikembangkan. 

Laksamana Ali menilai, drone merupakan alutsista yang tidak cuma efektif saat dipakai, melainkan juga zero risk atau tanpa resiko. Sebab, alutsista tersebut bisa dikendalikan dari jarak jauh. ”Kita harus mengarah kesana juga dan ini sangat efektif, yang jelas zero risk, nggak ada resiko nyawa. Itu yang paling penting. Dan efektif, efisien, secara penggunaan juga lebih hemat daripada penggunaan pesawat (dengan) awak,” imbuhnya. 

Selain serah terima jabatan komandan Puspenerbal, Ali juga memimpin serah terima jabatan Komandan Kodiklatal dari Letjen TNI Marinir Suhartono kepada Mayjen TNI Marinir Nur Alamsyah dan jabatan gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) dari Mayjen TNI Marinir Endi Supardi kepada Laksamana Muda TNI Supardi. Dia meminta seluruh pejabat tersebut menjalankan tugas di tempat baru dengan sebaik-baiknya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore