
MELEPAS JALAN SEHAT: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (dua dari kiri), Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (tiga dari kiri), Menag Gus Yaqut.
JawaPos.com – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun ini yang dipusatkan di Surabaya berlangsung meriah. Kemarin (21/10) dihelat jalan santai yang diikuti lebih dari seratus ribu peserta. Puncak HSN digelar hari ini dengan dihadiri Presiden Joko Widodo.
Kegiatan jalan santai kemarin dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Sejak pagi, para peserta dari berbagai daerah dan berbagai kalangan, termasuk dari pondok pesantren, sudah memadati area jalan sehat. Rutenya mengambil start di Gedung Negara Grahadi, lalu Jalan Panglima Sudirman menuju Bambu Runcing, Patung Karapan Sapi, Jalan Basuki Rahmat, kemudian putar balik Tunjungan Plaza dan kembali ke titik finis di Grahadi. Selain puluhan pelaku UMKM, di sepanjang rute jalan sehat dimeriahkan penampilan hiburan seperti tari sufi dan musik patrol.
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengajak peserta jalan sehat menggelorakan semangat berjihad para santri terdahulu. ”Para pemuda dari Maluku, Sulawesi, Kalimantan, dan seluruh daerah lainnya, terutama Jawa Timur, santri dari seluruh Indonesia bersama berjihad untuk keseluruhan kesatuan negeri. Mari jihad jayakan negeri,” serunya.
Menurut dia, Surabaya tak bisa dilepaskan dari sejarah resolusi jihad yang digaungkan para ulama. Surabaya menjadi kota yang bersejarah. Juga menjadi simbol perjuangan para santri dalam melawan penjajah. ”Surabaya menjadi pusat pertarungan dalam mempertahankan NKRI. Ini titik penting sebagai fondasi keberlangsungan proklamasi,” kata Gus Yahya.
Gubernur Khofifah menambahkan, peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk mensyukuri jasa para santri. Dia turut mengajak santri untuk menguatkan pertahanan NKRI. Menurut Khofifah, jihad untuk menjaga NKRI bisa dilakukan lewat berbagai upaya. Salah satunya lewat momen Jalan Santai Hari Santri yang juga menjadi bagian untuk mempererat persaudaraan dan guyub rukun antarsemua elemen masyarakat. ”Hari ini tarikan napas masyarakat, seluruh elemen, dan pondok pesantren di Jatim merupakan tarikan kesatuan untuk bisa berjihad menjaga NKRI,” kata Khofifah.
Menag Yaqut menambahkan, peringatan Hari Santri harus dilakukan secara positif. Untuk puncak peringatan hari ini, seluruhnya telah siap. ”Persiapan sudah matang. Presiden dijadwalkan hadir,” kata Yaqut.
Menurut dia, apel secara akbar akan dilakukan di Tugu Pahlawan. Presiden Joko Widodo dijadwalkan memberikan pengarahan.
Sementara itu, tadi malam digelar pembacaan salawat nariyah satu miliar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Kegiatan dipimpin langsung Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar. Kegiatan yang dikomando PBNU itu dilangsungkan serentak se-Indonesia. Beberapa pesan disampaikan untuk warga nahdliyin. Salah satunya, menjaga ketenteraman negara dalam pemilihan umum presiden mendatang. (hen/omy/c19/fal)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
