Ilustrasi KDRT
JawaPos.com - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dapat menyebabkan seseorang menjadi disabilitas dengan sengaja. Oleh karena itu, hal ini tegas ditolak Anggota Komite Nasional Disabilitas (KND) Fatimah Asri Mutmainnah.
"Kami, keluarga masyarakat disabilitas tidak ingin anggota kami bertambah karena KDRT. Kenapa? karena KDRT adalah proses menjadikan seseorang disabilitas dengan sengaja," katanya dalam acara Gema Kolaboratif Multistakeholders Menghapuskan KDRT di Ruang Publik dikutip dari Antara, Minggu (15/10).
Teh Aci, sapaan akrabnya mengatakan perilaku KDRT dapat menyebabkan seseorang menjadi disabilitas, baik secara fisik maupun psikis.
Dia menyebutkan semua orang bisa menjadi disabilitas, jika terjadi kecelakaan, sakit, maupun bencana alam. Untuk itu, dia menegaskan perilaku yang menyebabkan seseorang menjadi disabilitas harus dihentikan.
Selain itu, ia menilai perilaku KDRT setara dengan perilaku yang merusak bumi.
"KDRT bukanlah sebuah aib, maka menyuarakan perlawanannya adalah bentuk menjaga bumi ini dari kerusakan," ujarnya.
Oleh sebab itu, Teh Aci mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama melawan perilaku KDRT.
Menurutnya, perlawanan terhadap KDRT adalah bentuk ibadah, karena KDRT khususnya terhadap perempuan, dapat berpengaruh terhadap perkembangan bangsa.
"Perempuan adalah tiang negara, di mana di tangan perempuan, anak kita akan tumbuh menjadi pemimpin bangsa. Mari kita cegah kekerasan terhadap perempuan," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga menyerukan kepada para perempuan untuk berani bersuara demi melawan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
"Kita harus berani bersuara, sepanjang kita tidak berani bersuara, maka kasus (KDRT) yang sama akan terus berulang," katanya.
Menteri Bintang menekankan kepada masyarakat agar tidak perlu ragu untuk melaporkan kasus KDRT, karena semakin banyak kasus yang terungkap dapat memberikan keadilan bagi korban dan efek jera bagi pelaku.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
