
Aziz Yanuar (tengah), kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, saat memberi keterangan kepada media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (1/12/2020). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar membantah jika Imam Besar FPI Rizieq Shihab mendukung gerakan ISIS. Menurutnya, FPI sejak lama menentang gerakan ISIS, dan prinsip tersebut masih dipegang sampai sekarang.
"Fitnah besar. FPI tetap istiqomah dalam perjuangan penerapan syariat Islam secara kafah (menyeluruh) di Indonesia melalui koridor syar’i (Islami) dan konstitusi," kata Aziz saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (1/1).
Aziz mengatakan, Rizieq pernah berceramah terkait ISIS. Saat itu, dia menyampaikan bahwa ISIS adalah salah satu contoh betapa berbahayanya ideologi apabila merasa paling benar sendiri.
Baca Juga: FPI Surabaya Tunggu Perintah Pusat Soal Pembubaran
Selain itu, Rizieq juga prihatin atas perang yang terjadi di negara Timur Tengah. Bahwa di sana terjadi pertumpahan darah antar sesama muslim. Dampaknya, kondisi kehidupan di sana menjadi mengerikan.
"Penyebab hal itu terjadi menurut Habib Rizieq karena mereka yang berperang merasa paling Islam sendiri. Mereka menganggap semua orang diluar mereka kafir, murtad dan boleh dibunuh. Dengan tegas Habib Rizieq menyatakan semua pandangan sempit tersebut adalah haram," imbuh Aziz.
Tidak hanya itu, kata Aziz, Rizieq juga melarang seluruh santri-santrinya ikut berperang di Timur Tengah. "Haram satu peluru umat Islam ditujukan kepada saudara muslimnya. Kalau ngucapin kata kafir (ke sesama Muslim) saja nggak boleh, apalagi bunuh saudara," kata Aziz mengutip pernyataan Rizieq.
Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menunjukan sebuah video terkait sikap dukungan FPI terhadap kelompok terorisme ISIS. Dalam video tersebut, ditampilkan sosok Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang sedang berorasi di atas mobil komando dengan menggunakan pakaian dan serban serba putih.
Di video tersebut, Rizieq mengatakan, ISIS diperlukan karena pemerintah telah melakukan kezaliman, seperti seenaknya saja main tangkap orang. Kemudian seenaknya saja melakukan perampasan tanah.
“Kalau pemerintah zalim, tentara jahat, polisi jahat main tangkap, main tembak, rakyat hartanya dijarah, tanahbya dirampas, syariat Islam diasingkan. Saudara. Saya mau tanya kira-kira besok perlu ada ISIS atau enggak?, perlu ada ISIS atau enggak? Takbir,” kata Habib Rizieq dalam tayangan itu.
Kemudian, Mahfud juga menampilkan video anggota FPI yang mendukung baiat massal ISIS di Makassar pada Januari 2015 silam. Selain itu adanya video provokasi pimpinan FPI pada konflik Ambon dan Poso.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=2tsAiyxx-ZU

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
