Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 September 2023 | 13.21 WIB

BNPB Sebut Pulau Jawa Sedang Kesulitan Air Bersih Akibat Tidak Hujan Lebih dari 60 Hari

Ilustrasi kekeringan dan krisis air bersih. - Image

Ilustrasi kekeringan dan krisis air bersih.

JawaPos.com - Badan Nasional Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hari tanpa hujan di Pulau Jawa sudah berlangsung lebih dari 60 hari. Hal ini mengakibatkan terjadinya kekeringan yang membuat masyarakat kesulitan mendapat air bersih, dikutip dari ANTARA.

"Ada kabupaten kota yang menyampaikan tidak hujan lebih dari dua setengah sampai 3 bulan. Jadi mengakibatkan sulit air bersih yang dialami oleh masyarakat daerah," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing diikuti di Jakarta, Senin (11/9) malam kemarin.

Baca Juga: PSSI Janjikan Timnas U-24 yang Berangkat ke Asian Games 2022 Adalah Skuad Terbaik

Abdul mengatakan kondisi kekeringan tersebut membuat eskalasi bencana kebakaran di Pulau Jawa dapat terjadi, dan dapat meluas seperti beberapa kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan pegunungan dalam dua pekan terakhir.

Peristiwa kekeringan di Jawa masih berlanjut, sehingga banyak dari petugas BPBD tidak mencatatkan kejadian tersebut pada pekan pencatatan kejadian bencana 4-10 September 2023.

Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Sabang

"Padahalnya sebenarnya di Jawa Barat ada 13 kabupaten/kota yang sangat signifikan kekeringan, di Jawa Tengah lebih, setidaknya 18 kabupaten/kota. Di Jawa Timur setidaknya 19 kabupaten/kota yang terdampak kekeringan," ujar dia.

Tidak hanya di Jawa, Kalimantan Selatan juga melaporkan hari tanpa hujan selama lebih dari dua bulan. Namun, situasinya masih cukup terkendali dan kebakaran cepat tertangani agar tidak mengganggu udara di negara tetangga.

Baca Juga: Paul Pogba Terancam Skorsing 4 Tahun Akibat Doping

Di sisi lain, kejadian banjir masih tercatat di Pulau Sumatera yang terletak di atas garis khatulistiwa. Sebab masih menerima kumulatif awan hujan dari fenomena gelombang ekuator yang menyebabkan curah hujan tinggi. Provinsi yang masih melaporkan kejadian banjir di antaranya Aceh, Sumatera Barat, dan Riau.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore