
Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Foto: Antara
JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, mendesak agar pemerintah memaparkan dan mempublikasikan peta persebaran virus Korona atau Covid-19 di Indonesia. Menurut Saleh, masyarakat dinilai perlu mengetahui peta persebaran itu. Dengan begitu, mereka dapat menghindari dan berbuat sesuatu untuk memutus mata rantai penyebaran virus.
"Kita ini rasanya sudah lama perang melawan Covid-19. Tetapi sampai saat ini, kita belum tahu peta persebarannya. Kita hanya diberi data bahwa provinsi A jumlah yang positifnya sekian, provinsi B sekian, dan seterusnya," ujar Saleh dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (4/4).
"Sementara itu, pergerakan dan data-data orang-orang yang ODP dan PDP tidak diketahui. Padahal, mereka yang status ODP dan PDP ini sangat penting untuk dijaga dan diwaspadai," tambahnya.
Saleh mengatakan andai Indonesia punya perlengkapan terbaik sekalipun, tanpa peta rasanya agak sulit untuk bergerak. Ibarat perang, zona tempurnya harus jelas.
Saleh mengatakan, dalam rapat kerja gabungan bersama pemerintah yakni Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), dan Kepala Percepatan Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo, dirinya telah menyampaikan agar masalah ini dijadikan prioritas. Sehingga masyarakat bisa mengetahui peta persebaran virus Korona ini.
Karena itu, peta persebaran virus Korona harus segera dibuat. Apalagi, menurut prediksi Badan Itelijen Negara (BIN) puncak penyebaran virus Korona ada pada bulan Juli dan diprediksi akan tercatat 106.287 kasus.
"Kita harus bekerja keras agar prediksi ini tidak terjadi. Semua pihak harus berpartisipasi memutus mata rantai penyebarannya," ungkapnya.
Sampai dengan Jumat (3/4), sebanyak 1.986 orang dinyatakan positif tertular virus Korona. Kemudian 181 meninggal dunia dan 134 orang dinyatakan sembuh.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=sO_NhlKStKQ
https://www.youtube.com/watch?v=J7y-f1qyR1o
https://www.youtube.com/watch?v=OY7YL3Tru98

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
