Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 April 2020 | 17.27 WIB

DPR Desak Pemerintah Buka Peta Persebaran Virus Korona di Indonesia

Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Foto: Antara - Image

Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. Foto: Antara

JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, mendesak agar pemerintah memaparkan dan mempublikasikan peta persebaran virus Korona atau Covid-19 di Indonesia. Menurut Saleh, masyarakat dinilai perlu mengetahui peta persebaran itu. Dengan begitu, mereka dapat menghindari dan berbuat sesuatu untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

"Kita ini rasanya sudah lama perang melawan Covid-19. Tetapi sampai saat ini, kita belum tahu peta persebarannya. Kita hanya diberi data bahwa provinsi A jumlah yang positifnya sekian, provinsi B sekian, dan seterusnya," ujar Saleh dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (4/4).

"Sementara itu, pergerakan dan data-data orang-orang yang ODP dan PDP tidak diketahui. Padahal, mereka yang status ODP dan PDP ini sangat penting untuk dijaga dan diwaspadai," ‎tambahnya.

Saleh mengatakan andai Indonesia punya perlengkapan terbaik sekalipun, tanpa peta rasanya agak sulit untuk bergerak. Ibarat perang, zona tempurnya harus jelas.

Saleh mengatakan, dalam rapat kerja gabungan bersama pemerintah yakni Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), dan Kepala Percepatan Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo, dirinya telah menyampaikan agar masalah ini dijadikan prioritas. Sehingga masyarakat bisa mengetahui peta persebaran virus Korona ini.

Karena itu, peta persebaran virus Korona harus segera dibuat. Apalagi, menurut prediksi Badan Itelijen Negara (BIN) puncak penyebaran virus Korona ada pada bulan Juli dan diprediksi akan tercatat 106.287 kasus.

"Kita harus bekerja keras agar prediksi ini tidak terjadi. Semua pihak harus berpartisipasi memutus mata rantai penyebarannya," ungkapnya.

Sampai dengan Jumat (3/4), sebanyak 1.986 orang dinyatakan positif tertular virus Korona. Kemudian 181 meninggal dunia dan 134 orang dinyatakan sembuh.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=sO_NhlKStKQ

 

https://www.youtube.com/watch?v=J7y-f1qyR1o

 

https://www.youtube.com/watch?v=OY7YL3Tru98

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore