Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Februari 2020 | 03.45 WIB

Anak Muda Butuh Data Akurat, Jika Tidak 50 Persen Hidupnya Bisa Gagal

Ilustrasi logo sensus penduduk 2020 (Antara) - Image

Ilustrasi logo sensus penduduk 2020 (Antara)

JawaPos.com - Sekretaris Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri I Gede Suratha mengatakan, pemerintah akan melibatkan anak muda dalam sensus yang akan digelar pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020 mendatang.

Menurutnya, tujuan sensus penduduk 2020 untuk membuat perencanaan hidup kaum milenial lebih matang. Sehingga, peluang untuk meraih masa depan yang cerah dapat lebih terbuka di berbagai sektor.

”Anak muda butuh data tunggal yang valid, bila tidak 50 persen hidupnya bisa gagal," ujarnya di acara FMB di Kementerian Komunikasi dan Informatika Jakarta, Kamis(13/2).

Disamping itu, lanjutnya, data sensus yang akurat sangat dibutuhkan oleh kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah agar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi yang terjadi sebenarnya.

Ia menyebut, dengan mengeluarkan edaran yang berbunyi bahwa seluruh masyarakat untuk ikut sensus ini, mendapat respon positif oleh seluruh instansi daerah. "Seluruh masyarakat instansi daerah menyadari betapa pentingnya data ini," katanya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore