
Sebanyak 238 WNI yang dievakuasi dari Kota Wuhan, China turun dari pesawat setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). WNI yang dievakuasi dari Wuhan tersebut kemudian diterbangkan kembali menuju Ranai, Natuna untuk menjalan
JawaPos.com - Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal memastikan kondisi warganya mulai kondusif menerima proses isolasi dilakukan di wilayahnya. Awalnya memang sempat terjadi kegaduhan, karena warga khawatir bisa tertular virus korona dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru dipulangkan dari Wuhan, Tiongkok.
Hamid mengatakan, awalnya masyarakat hanya menerima informasi Natuna akan dijadikan lokasi karantina dari media massa. Saat itu belum ada sosialisasi langsung dari pemerintah daerah maupun pusat.
"Biasa, namanya orang kampung, belum pernah ada yang begitu jadi merasa was-was, ada apa ini karantina," kata Hamid di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2).
Dia menuturkan, saat ini kondisi sudah berangsur kondusif. Pemda sudah menerjunkan tim-tim lapangan untuk melakukan sosialiasi langsung kepada masyarakat. Dalam pertemuan bersama Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, mereka menjamin keselamatan warga Natuna.
Oleh karena itu, masyarakat setempat tidak lagi perlu khawatir. Di sisi lain, Hamid tak memungkiri sampai saat ini masih ada sejumlah warga Natuna yang memilih pulang kampung maupun pergi ke daerah lain sementara waktu.
Hanya saja, Pemda memastikan tidak ada eksodus warga Natuna akibat adanya karantina. "Jadi tidak ada istilah eksodus, kalau eksodus kosong lah Natuna itu," ucap Hamid.
Sementara itu, proses belajar mengajar di Natuna pun sudah kembali normal. Sebelumnya sempat diliburkan untuk memastikan keselamatan warga dari imbas proses karantina.
Lebih lanjut, Hamid mengatakan, lokasi isolasi dengan permukiman warga jaraknya cukup jauh. Hampir 2 kilometer. "Jadi kalau 2 kilometer saya kira masih amanlah. memang itu kan pangkalan militer, ditutup, nggak bisa masuk lagi," tegasnya.
Meski begitu, pemda tetap menyiagakan seluruh puskesmas di Kabupaten Natuna serta membuka posko-posko pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Sehingga bisa mencegah masyarakat sakit.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
