
Hakim Agung Gayus Lumbuun saat ditemui di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri di Batam Centre, Batam, Sabtu (24/2).
JawaPos.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebut mantan hakim Mahkamah Agung (MA), Gayus Lumbun sebagai salah satu Dewan Pengawas KPK yang bakal ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Gayus mengaku dirinya belum pernah ditawari untuk posisi itu.
"Tidak ada atau belum ada yang menawari saya untuk menjadi Dewan Pengawas KPK," ujar Gayus Lumbun kepada JawaPos.com, Rabu (18/12).
Namun, Gayus mengatakan, dirinya siap menjadi Dewan Pengawas KPK apabila nantinya Presiden Jokowi menunjuknya.
"Saya siap untuk tugas apapun yg dipercayakan oleh Presiden," ungkapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, saat ini ada empat nama yang bakal menjadi Dewan Pengawas KPK. Mereka diantaranya, mantan pimpinan KPK adalah Tumpak Hatorangan Panggabean, Indriyanto Seno Adji, Mas Achmad Santosa dan mantan Hakim MA Gayus Lumbun.
"Itu kan suara-suara yang kami mendengar juga dari berbagai elemen masyarakat," ujar Arsul.
Arsul juga menuturkan, partainya setuju dengan adanya usulan empat nama tersebut. Karena empat nama itu memang berpengalaman dan jufa figur yang tetap menempati dewan pengawas KPK.
Sekadar informasi, UU Nomor 19/2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, dewan pengawas KPK akan berisi lima orang dengan satu orang sebagai ketua dan empatorang anggota.
Sementara lima orang juga telah ditetapkan sebagai pimpinan KPK yang baru periode 2019-2023. Pemilihan lima orang tersebut melalui mekanisme voting di Komisi III DPR.
Kelima calon pimpinan KPK terpilih adalah Firli Bahuri (Anggota Polri), Alexander Marwata (Komisioner KPK petahana), Nurul Ghufron (dosen), Nawawi Pomolango (hakim) dan Lili Pintauli Siregar (advokat). Kemudian Komisi III DPR juga telah menetapkan Firli Bahuri sebagai Ketua KPK yang baru.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
