
Presiden Joko Widodo makan siang bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Tiga tokoh bangsa akan melakukan pertemuan hari ini, Rabu (24/7). Mereka adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Rencananya pertemuan itudigelar di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Tengku Umar, Menteng, Jakarta, pukul 10.00.
Menurut anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiande, semoga pertemuan tiga anak bangsa itu semakin menurunkan tensi di tengah masyarakat. Termasuk adanya polarisasi. "Harapan kita semoga Indonesia semakin guyub, polarisasi semakin menurun, kebersamaan kita sebagai anak bangsa, dan NKRI semakin kuat," ujar Andre kepada wartawan, Rabu (24/7).
Pendapat serupa dikemukakan oleh Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay. Dia meyakini pada itu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di tingkat akar rumput.
"Mudah-mudahan pertemuan itu membicarakan kepentingan bangsa ini. Di antaranya soal gagasan Prabowo terkait kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kedaulatan air, kedaulatan ekonomi, dan lain-lain," ujar Saleh.
Wakil Ketua Komisi IX DPR itu tidak menginginkan pertemuan tokoh untuk bagi-bagi kursi di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Melainkan benar-benar membahas masalah bangsa dan mencari solusinya. "Bukan soal bagi-bagi kursi dan jabatan," katanya.
Photo
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani saat menerima kedatangan cawapres terpilih Ma'ruf Amin. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Kalau pun nantinya Prabowo ditawari masuk kabinet, maka mantan Danjen Kopassus itu harus mempertimbangkan dengan matang. Termasuk mendengarkan masukan dari para pendukungnya di Pilpres 2019 lalu. "Karena itu, alangkah indahnya jika Prabowo mendengar suara, aspirasi, dan masukan mereka," ungkapnya.
Terpisah, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan pertemuan tiga tokoh tersebut adalah baik. Namun dia tidak khawatir apabila nantinya Gerindra diajak masuk dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Kalau Gerindra mau masuk, pasti akan dibicarakan dulu dong di koalisi. Karena di situ diuji soliditas Koalisi Indonesia Kerja," kata Ace.
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pertemuan tersebut menyangkut aspek mendasar, persahabatan antarpemimpin. Walaupun dalam politik berbeda pendapat dan pandangan, tapi persahabatan harus terus dijaga.
"Meski dalam pilihan politik berbeda, tapi memiliki komitmen untuk berdialog, dan meletakkan kepentingan bangsa di atas segalanya. Rekonsiliasi pascapemilu penting untuk dilakukan," katanya. Hasto menegaskan, pertemuan tiga tokoh tersebut jangan dimaknai terlalu jauh dengan bergabungnya Partai Gerindra ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
