JawaPos.com - Band Kotak kini tengah menghadapi gugatan somasi dari mantan personilnya yaitu Posan Tobing dan Julia Angelia. Posan menganggap Kotak tidak izin saat membawakan lagu-lagu yang Posan dan Julia ciptakan pasca mereka hengkang.
Kotak kemudian menegaskan sikapnya pada Rabu (26/7) bahwa mereka tidak akan pernah membawakan lagu-lagu ciptaan Posan Tobing dan juga Julia Angelia Lepar di masa yang akan datang.
Namun khusus lagu-lagu karya bersama, Kotak juga menegaskan akan tetap menyanyikannya meskipun ada larangan dari Posan Tobing.
Kotak sejatinya adalah band yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Dilansir dari official website Kotak, band ini dibentuk tahun 2004 melalui ajang Dream Band yang diinisiasi oleh salah satu personil Kahitna, Doddy Isnaini.
Ajang tersebut berformat audisi yang menyaring vokalis, gitaris, basis, hingga drummer untuk kemudian dibentuk menjadi sebuah band.
Setelah melalui penyaringan, terpilihlah dua band dan salah satunya adalah Kotak. Kala itu, band beraliran rock ini beranggotakan Pare sebagai vokalis, Icez sebagai bassist, Cella sebagai gitaris dan Posan sebagai drummer.
Penamaan Kotak memiliki filosofi sendiri, yaitu empat sisi dan sudut bergabung menjadi satu bangunan berbentuk kotak.
Hal itu menggambarkan empat personel yang berbeda latar belakang namun satu visi musik membentuk satu kesatuan menjadi sebuah band.
Setelah terbentuk, mereka merilis album pertamanya berjudul Kotak. Namun, pada akhir 2007, Icez dan Pare hengkang dari grup ini. Keduanya digantikan Tantri pada vokalis dan Chua pada bass.
Masuknya dua personil baru tersebut ternyata malah sukses melambungkan grup ini karena Tantri dan Chua dianggap memiliki karakter yang khas hingga lebih menghidupkan musikalitas Kotak.
Mereka kemudian merilis tiga album yaitu Kotak Kedua tahun 2008 dan Energi yang dirilis 2011. Album Energi bahkan sukses meraih award Album Terbaik versi Anugerah Planet Musik dan empat penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2011.
Album ketiga merupakan Energi (Repackaged) yang berisi lagu-lagu dalam album Energi plus empat lagu baru seperti Tendangan Dari Langit dan Lupa Ingatan. Lagu tambahan tersebut juga merupakan soundtrack film Indonesia, Tendangan Dari Langit.
Namun tahun 2011, Posan keluar dari Kotak sehingga tinggal tersisa tiga personil, yaitu Tantri, Chua, dan Cella yang merupakan satu-satunya anggota pertama yang masih bertahan.
Meskipun tinggal bertiga, namun Kotak tetap berkarya dan terus merilis sejumlah album baru, diantaranya Kotak merilis album Terbaik (2012) yang berisi kumpulan lagu hits Kotak, dan satu lagu baru berjudul Kecuali Kamu, serta lagu Jet Lag yang berkolaborasi dengan band rock asal Kanada, Simple Plan. Lalu album Never Dies dirilis tahun 2014.
Berbagai penghargaan juga telah diraih band rock dengan logo kotak warna merah ini, antara lain beberapa kali meraih AMI Awards dan SCTV Music Awards, serta pernah meraih Most Favorite Breakthrough Artist MTV Indonesia Music Awards 2009.