Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Desember 2017 | 22.56 WIB

Persatuan Gereja Tolak Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Yerusalem - Image

Yerusalem

JawaPos.com - Persatuan Gereja Indonesia tegas menolak pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang meminta Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal ini disampaikan Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo.


"Sikap PGI sama dengan yang lain. Kami beberapa waktu lalu sudah membuat pernyataan di PBNU," kata Suharyo di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Senin (25/12).


Suharyo menuturkan, seharusnya AS dapat tunduk pada resolusi PBB. Menurut Suharyo, umat katolik pada dasarnya telah mengikuti Paus Fransiskus karena berkiblat pada Gereja Katolik di Roma.


"Kami sebenarnya enak tinggal ikut paus yang juga menolak itu. Pemerintah Indonesia sudah tegas menolak itu, masa kita bertentangan dengan pemerintah, kan tidak," jelasnya.


Menurutnya, konflik antara Palestina dan Israel bukan atas dasar kepentingan agama, melainkan kepentingan politik dan kebangsaan yang sudah lama diperdebatkan. Untuk itu, Suharyo menyarankan agar kedua negara tersebut dapat bertemu untuk melakukan perbincangan serta menyelesaikan konflik yang berkepanjangan.


"Ini tidak bisa diselesaikan dengan waktu yang sebentar, perbincangan ini harus terus dilakukan agar ada titik temunya," tandasnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore