
Ketua MPR Zulkfili Hasan.
JawaPos.com - Berbagai reaksi muncul atas meninggalnya bayi mungil Tiara Debora Simanjorang. Bagaimana tidak bayi 4 bulan itu meninggal dunia karena diduga adanya pembiaran dari Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga, Kalideres.
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku kecewa dan marah karena RS Mitra Keluarga tidak memberikan pertolongan orang yang sedang sekarat. Sehingga bayi mungil itu harus meninggal karena tidak adanya penaganan kesehatan.
"Saya tersinggung dan marah betul ada rumah sakit tidak menerima pasien, karena tidak bawa uang sampai Debora meninggal," tegas Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, apa yang dilakukan oleh RS Mitra Keluarga ini jauh dari nilai-nilai Pancasila. Apalagi dalam UU sudah dijamin setiap anak berhak memperloleh hak untuk hidup.
"Ini sudah jauh dari nilai-nilai luhur Indonesia yang punya Pancasila," katanya.
Oleh sebab itu Zulkifli menduga RS Mitra Keluarga dalam hal ini perlu bertanggung jawab atas meninggalnya bayi 4 bulan ini. Apabila nantinya rumah sakit tersebut bersalah, dia pun meminta diberikan sanksi berat. Kalau perlu izinnya dicabut.
"Saya kira ini rumah sakit yang tidak punya nilai-nilai luhur Pancasila," pungkasnya.
Sekadar informasi, bayi Debora meninggal pekan lalu di ruang Instalasi Gawat Darurat RS Mitra Keluarga. Meski dalam kondisi kritis, bayi Debora tak juga dirujuk ke ruang perawatan intensif khusus anak karena orang tuanya, Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang tak punya uang cukup.
Untuk bisa dirawat di ruang khusus, orang tua bayi Debora harus menyediakan uang muka Rp19,8 juta. Sementara mereka hanya punya uang Rp 5 juta. BPJS Kesehatan yang dimiliki tak bisa dipakai lantaran RS swasta itu tak bekerja sama.
Proses mendapatkan rumah sakit pengganti yang bekerja sama dengan BPJS butuh waktu. Saat rumah sakit pengganti didapat, bayi Debora sudah tak tertolong.
RS Mitra Keluarga Kalideres melalui keterangan tertulis menyatakan, orang tua keberatan dengan biaya Rp19,8 juta. Rumah sakit juga sudah berupaya membantu mencari rumah sakit yang punya fasilitas untuk peserta BPJS. Pengelola juga menyatakan sudah memberikan penanganan semestinya pada bayi Debora selama di IGD.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
