
ilustrasi BEM UI
JawaPos.com - Kehadiran BEM UI yang datang ke asmat dengan membawa bendera GABRUK! (Gerakan Asmat Bebas Gizi Buruk), belum berkoordinasi dengan pihak Pemda Asmat khususnya Kesbangpol Asmat.
"Jika saja, kemudian ada pemberitaan dari BEM UI tentang pasca KLB Campak dan Gizi Buruk di Asmat tanpa koordinasi dengan kami. Mereka akan kami usir dari Kabupaten Asmat," ujar Sekretaris Kesbangpol Pemda Asmat Maxmillian A.X. Apituley.
Pasca dicabutnya kondisi KLB Campak dan Gizi Buruk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Asmat pada 6 Februari 2018. "Dengan memperhatikan usul Dinkes Asmat melalui surat Nomor 800/50/Dinkes/2/2018, maka saya nyatakan KLB campak telah berakhir," kata Bupati Asmat Elisa Kambu di Posko Satgas KLB Campak dan Gizi Buruk Campak.
Namun demikian, kegiatan pendampingan kepada masyarakat masih terus dilakukan oleh berbagai Institusi pemerintah, LSM maupun beberapa Universitas di Asmat.
"Pendampingan yang dilakukan oleh berbagai lembaga ini baik, khususnya BEM UI di beberapa Distrik, namun demikian apa yang dilakukan oleh mereka menyalahi prosedur, yaitu tanpa melakukan laporan pada pihak yang berwenang, yaitu Pemda Kabupaten Asmat. Kita kan harus tahu BEM UI melakukan kegiatan apa saja di Distrik-distrik tersebut, jangan sampai kemudian malah meresahkan masyarakat," kata Max.
Kehadiran akademika UI Peduli Asmat diketuai oleh Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Hery Hermansyah melakukan Rapid Assessment dilakukan di dua tempat yaitu Distrik Kolofbrasa dan Distrik Agats pun tidak mengetahui dimana keberadaan BEM UI yang sudah berada di Asmat sebelumnya.
BEM UI yang hadir di Asmat sejak Januari 2018 lalu, hingga saat ini belum di ketahui melakukan pendampingan seperti apa di distrik yang mereka kunjungi. Dengan bermodalkan dari crowd funding dari Kitabisa.com, BEM UI telah mendapatkan dukungan dana hingga Rp 230 juta.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
