
Sejumlah siswa dan siswa SMAN 5 Surabaya mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka untuk pertama kalinya di tahun ajaran baru usai mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kemarin, Senin (30/8/2021).Kegiatan yang berlangsung selama dua
JawaPos.com - Asesmen Nasional (AN) menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang tetap dilaksanakan di tahun 2021 ini. Pelaksanaan ini rencananya akan dilakukan bulan September ini.
Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Wiryanta memastikan siap untuk mendukung Kemendikbudristek dalam pelaksanaan AN.
“Kita siap mendukung kebijakan pemerintah, apalagi AN ini adalah kebijakan prioritas,” jelas dia dalam keterangannya, Rabu (1/9).
Pihaknya pun akan menggunakan berbagai kanal untuk memastikan informasi tentang AN ini sampai ke masyarakat secara komprehensif. Ia menyebut, untuk menjangkau daerah pelosok, selain media nasional pihaknya juga akan menggandeng media daerah.
“Kita yang berada di Jakarta ini kadang pikirannya hanya sebatas Jakarta saja, padahal kalau di kampung-kampung pendekatannya berbeda. Jadi kita akan menggunakan semua kanal yang bisa digunakan,” tuturnya lugas.
Saat ini, pelaksanaan AN memasuki tahap simulasi yang telah dilakukan sejak 23 Agustus 2021. Simulasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan teknis pelaksanaan dan setelah simulasi selesai, tahap berikutnya adalah gladiresik untuk memastikan seluruh memastikan semua faktor yang mungkin menghambat pelaksanaan telah diatasi.
Setelah semua selesai, pelaksanaan AN untuk satuan pendidikan akan dimulai pada minggu ke-empat September 2021 dengan sasaran pertama adalah SMK dan Paket C, kemudian disusul oleh SMA, SMP, dan SD/sederajat.
Kepala Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemendikbudristek Asrijanty mengatakan, AN dilakukan tidak untuk menilai siswa secara individu seperti dulu dilakukan dalam ujian nasional.
Justru dalam AN yang dinilai adalah satuan pendidikan secara komprehensif dari SDM hingga lingkungan belajarnya. Tujuannya tidak lain untuk digunakan sebagai alat diagnostik agar satuan pendidikan dapat melakukan perbaikan.
“Jadi tidak ada sistem ranking dalam AN. Hasil AN ini akan digunakan oleh satuan pendidikan itu sendiri sebagai baseline melakukan perbaikan di tahun berikutnya,” tandas dia.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
