Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 21.08 WIB

Film Swiss Makin Diperhitungkan di Dunia, Petra Volpe hingga Late Shift Jadi Sorotan 

film swiss (variety)

JawaPos.com – Sinema Swiss tengah menunjukkan keberhasilanya yang semakin kuat di panggung internasional. Sejumlah film dan proyek produksi bersama dari Swiss hadir dalam rangkaian Venice Film Festival 2026, sekaligus memperlihatkan bagaimana industri film negara tersebut terus memperluas jaringan di luar pasar domestik.

Salah satu nama yang mendapat perhatian adalah sutradara Petra Volpe, yang sebelumnya sukses membawa Late Shift ke berbagai festival dan pasar internasional.

Film tersebut mengikuti Floria, seorang perawat yang harus menghadapi malam kerja penuh tekanan di rumah sakit Swiss yang kekurangan tenaga. Karya ini mengangkat persoalan beban kerja tenaga kesehatan sekaligus memberikan penghormatan terhadap profesi keperawatan.

Late Shift juga mencatat pencapaian penting sebelum melanjutkan perjalanan festivalnya. Film yang dibintangi Leonie Benesch tersebut menjadi film Swiss yang diajukan untuk kategori Best International Feature Film di Academy Awards dan masuk dalam daftar 15 film yang terpilih dalam Oscar shortlist. Film ini juga meraih lebih dari 660.000 penonton di wilayah berbahasa Jerman dan telah terjual ke sekitar 50 negara.

Menurut Variety, meningkatnya kehadiran film Swiss di Venice menjadi bagian dari perkembangan yang lebih luas, dengan karya-karya dan produksi bersama Swiss semakin aktif menjangkau pasar internasional.

Kehadiran Petra Volpe juga berlanjut melalui Frank & Louis, film berbahasa Inggris pertamanya yang dibintangi Kingsley Ben-Adir dan Rob Morgan. Film tersebut mengeksplorasi persahabatan dua pria yang berada di penjara dan sebelumnya telah diputar di Sundance serta Locarno.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan perfilman Swiss tidak hanya bertumpu pada cerita berbahasa lokal.

Kolaborasi internasional, produksi bersama, serta keberanian pembuat film seperti Volpe untuk memasuki ranah berbahasa Inggris turut membuka peluang baru bagi sineas Swiss.

keberhasilan Late Shift membuktikan bahwa cerita yang berangkat dari persoalan sosial tetap mampu mendapatkan perhatian penonton global.

Dengan semakin banyaknya karya Swiss yang hadir di festival besar dan pasar internasional, industri film negara tersebut berpeluang memperkuat posisinya di peta sinema dunia.

Perjalanan Late Shift dan karya terbaru Petra Volpe menjadi contoh bagaimana film Swiss kini tidak hanya berbicara kepada penonton lokal, tetapi juga mampu membawa isu dan cerita mereka ke audiens yang jauh lebih luas.

 
 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore