Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juli 2026 | 19.01 WIB

Soal Film Perumahan Laddaland, Sutradara Awi Suryadi: Film Horor Saya yang Paling Sedih

Film Perumahan Laddaland. (istimewa) - Image

Film Perumahan Laddaland. (istimewa)

JawaPos.com - Sutradara Awi Suryadi mengungkapkan bahwa Perumahan Laddaland menjadi film horor paling emosional yang pernah ia sutradarai. Menurutnya, film yang dijadwalkan tayang pada 13 Agustus 2026 tersebut bukan hanya menghadirkan teror supranatural, tetapi juga mengangkat drama keluarga yang mampu menguras emosi penonton.

"Yang membedakan Perumahan Laddaland adalah ini film horor saya yang paling sedih sih. Saya nonton berkali-kali nangis. Kali ini saya benar-benar ngerasa bukan bergerak dari horornya, tapi ngikutin perjalanan keluarga ini," kata Awi Suryadi.

Pernyataan itu menjadi pembeda utama Perumahan Laddaland dibanding karya-karya horor Awi sebelumnya. Selain menyuguhkan suasana mencekam, film ini berfokus pada perjuangan sebuah keluarga yang harus menghadapi teror mistis sekaligus mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.

Perumahan Laddaland diadaptasi adaptasi dari film horor Thailand Laddaland (2011) karya Sophon Sakdaphisit. Versi Indonesia mengisahkan Tomy, seorang ayah yang memberanikan diri mengambil kredit rumah demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi istri dan kedua anaknya.

Namun, kebahagiaan keluarga itu tidak berlangsung lama. Setelah pindah ke kawasan perumahan baru, mereka diteror berbagai kejadian mengerikan yang bermula dari kematian misterius seorang pekerja rumah tangga.

Sejak saat itu, penampakan menyeramkan, bisikan misterius, hingga rahasia kelam yang tersembunyi di lingkungan perumahan mulai mengancam keselamatan seluruh anggota keluarga.

Di tengah teror yang semakin menjadi-jadi, Tomy tetap bersikeras mempertahankan rumah impiannya. Keputusan tersebut memicu konflik emosional dalam keluarga sekaligus memperkuat nuansa drama yang menjadi salah satu daya tarik utama film ini.

Penulis naskah Lele Laila mengatakan, proyek tersebut menawarkan pengalaman horor yang berbeda karena sumber ketakutannya berasal dari rumah dan lingkungan tempat tinggal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Saya paling suka kalau ada proyek sama Awi Suryadi. Di Perumahan Laddaland ini memang kita mencoba hal baru. Kita mau menjual experience horor yang muncul dari rumah, lingkungan tempat tinggal. Yang bisa saya janjikan, ini film horor klasik yang horor banget," ujar Lele Laila.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore