
Ilustrasi film Thailand. (Martin Lopez/Pexels)
JawaPos.com – Ajang penghargaan yang digelar Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama Kejaksaan Republik Indonesia tidak hanya menyoroti tata kelola desa, tetapi juga menghadirkan medium baru: film pendek sebagai sarana edukasi publik.
Dalam acara ABPEDNAS Jaga Desa Awards 2026 yang berlangsung di Jakarta, lomba film pendek menjadi salah satu kategori yang paling menonjol. Awarding event ini juga menggandeng PT Navaswara Bhuwana Kencana.
Karya-karya yang dihasilkan desa-desa dari berbagai daerah mengangkat isu transparansi, akuntabilitas, hingga pencegahan korupsi dalam pengelolaan dana desa.
Daeri sekian banyak karya, film Jaga Cowong dari Desa Karangmangu, Cilacap, keluar sebagai juara umum sekaligus meraih penghargaan sutradara terbaik. Sementara itu, film Skakmat dari Kulon Progo dinobatkan sebagai peraih tema terbaik, dan karya dari Lombok Tengah mendapat penghargaan dampak sosial terbaik karena mengangkat praktik musyawarah desa yang transparan.
Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama, menilai film pendek menjadi cara efektif untuk menyampaikan pesan tata kelola desa kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya menjadi saluran aspirasi masyarakat desa, tetapi juga menjaga denyut demokrasi lokal serta memastikan setiap kebijakan desa benar-benar berpihak pada kepentingan warganya,” ujarnya.
Program ini terhubung dengan inisiatif Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang digagas Reda Manthovani. Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan melalui sistem, tetapi juga pendekatan edukatif yang mudah dipahami masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana desa benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tanpa menimbulkan persoalan hukum,” katanya.
Lewat film pendek, pesan tersebut disampaikan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari warga desa—mulai dari proses musyawarah, pengambilan keputusan, hingga potensi penyimpangan yang bisa terjadi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
