
Foto tampak depan paduan suara dengan topi Santa Klaus. (Freepik)
JawaPos.com - Pada perayaan Hari Raya Natal, umat Kristiani biasanya mengadakan ibadah besar untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus. Dalam momen sakral tersebut, nyanyian-nyanyian bertema Natal menjadi bagian penting dari rangkaian ibadah.
Sebagian besar lagu yang dinyanyikan diciptakan khusus untuk merayakan Natal dan memiliki sejarah panjang di baliknya. Namun, ada pula beberapa lagu yang diadaptasi atau diserap dari karya lain kemudian dijadikan lagu Natal.
Dalam Buku Kumpulan Doa dan Lagu Puji Syukur yang umum digunakan oleh umat Katolik sebagai panduan nyanyian dalam berbagai perayaan, terdapat salah satu lagu yang sangat dikenal, yaitu “Hai Dunia! Gembiralah” atau versi aslinya dalam bahasa Inggris, “Joy to the World!”.
Sejarah
Dilansir dari Classic FM, lagu ini ditulis oleh seorang pria asal Inggris bernama Isaac Watts. Ia adalah seorang pendeta dan penulis Kristen pada abad ke 18.
Pada tahun 1719, Watts menerbitkan buku koleksi himne dan lagu-lagu spiritual berjudul The Psalms of David. Dan lagu “Joy to the World!” terinspirasi oleh Kitab Mazmur Bab 98.
Menurut Crossway, buku tersebut merupakan kumpulan puisi yang masing-masing terinspirasi dari ayat-ayat dalam Kitab Mazmur. Isaac Watts, sang penulis, menyesuaikan puisinya agar lebih menonjolkan sosok dan karya Yesus sebagaimana digambarkan dalam Perjanjian Baru.
Salah satu puisinya, yang diadaptasi dari Mazmur 98, menggambarkan Yesus sebagai Raja atas gereja dan dunia. Bertahun-tahun kemudian, sebagian dari puisi ini diolah menjadi lirik lagu yang kini dikenal luas.
Dalam proses musikalisasinya, nama-nama besar seperti George Frideric Handel dan Lowell Mason, tokoh penting dalam musik gereja Amerika, kerap dikaitkan dengan lagu tersebut. Meski demikian, teks lagunya sendiri telah lama beredar di Inggris sebelum akhirnya diterbitkan di Amerika Serikat.
Pada tahun 1848, Lowell Mason melakukan beberapa penyesuaian pada melodi dan mencantumkan kredit “aransemen oleh Handel” karena dianggap memiliki kemiripan dengan karya Handel yang berjudul Messiah. Mason kemudian menamai versinya ini dengan judul “Antioch.”
Versi inilah yang kemudian dikenal sebagai lagu Joy to the World! yang kita kenal sekarang, dan pertama kali dipublikasikan dalam buku karya Mason berjudul The Modern Psalmist pada tahun 1839.
Lirik
PS 476 Hai Dunia Gembiralah
Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!
Di ha-ti-mu terimalah!
Bersama bersyukur, bersama bersyukur,
bersama-sama bersyukur!
Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!
Hai bumi, laut, gunung, lembah,
bersoraklah terus, bersoraklah terus,
bersorakl-soraklah terus!
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
