James Cameron (IMDb)
JawaPos.com – Sutradara legendaris James Cameron mengisyaratkan kemungkinan penundaan produksi film Avatar keempat dan kelima.
Dilansir dari laman Film News pada Sabtu (4/10), Cameron mengaku tengah menimbang masa depan waralaba tersebut akibat meningkatnya biaya produksi yang signifikan.
Cameron menyebut kenaikan biaya terutama terjadi pada sektor efek visual atau VFX yang menjadi elemen utama dalam film tersebut.
Baca Juga: James Cameron Ungkap 5 Deretan Villain yang Menguatkan Konflik Epik di Avatar Fire and Ash
Cameron juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait margin keuntungan yang akan diperoleh dari Avatar 3 yang dijadwalkan rilis pada Desember 2025.
Menurutnya, meskipun film tersebut kemungkinan besar tetap meraup pendapatan besar, keuntungan bersihnya belum tentu tinggi. Hal itu membuat sang sutradara mempertimbangkan langkah selanjutnya secara hati-hati sebelum melanjutkan proyek berikutnya.
“Apakah kita menghasilkan uang dengan Avatar 3? Pasti. Tapi pertanyaannya, seberapa besar margin keuntungannya?” ujar Cameron.
Cameron juga menambahkan bahwa peningkatan biaya produksi telah menutup peluang pembuatan film-film dengan gaya yang ia sukai. Kondisi tersebut mendorongnya untuk mempertimbangkan jeda dalam produksi sekuel berikutnya.
Cameron menilai ada kemungkinan untuk berhenti sejenak dari dunia Avatar dan berfokus pada proyek yang lebih kecil serta personal.
Cameron mengaku tengah mencari metode produksi yang lebih efisien agar tidak terus terbebani oleh biaya tinggi. Sutradara Titanic dan Terminator itu menyebut bahwa jeda bisa memberinya ruang untuk berkarya dengan kebebasan yang lebih besar.
Meski begitu, Cameron tetap membuka kemungkinan untuk melanjutkan dua film terakhir dalam seri Avatar setelah situasi produksi membaik.
Sutradara film TITANIC itu juga mengakui bahwa dirinya berada di persimpangan jalan dalam karier, namun menegaskan belum berencana pensiun dari dunia perfilman. “Saya tidak akan berhenti menjadi sutradara dan pendongeng,” tegas Cameron.
Film Avatar 3: Fire and Ash akan menjadi kelanjutan kisah The Way of Water (2022). Film ini akan menyoroti perjalanan Jake Sully, Neytiri, dan keluarga mereka dalam menghadapi suku Ash People yang membawa konflik baru di Pandora.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
