Poster resmi film Tak Kenal Maka Taaruf yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 November 2025 (Instagram @takenalmakataaruf)
JawaPos.com - Industri film Indonesia kembali mempersembahkan karya terbaru yang sarat dengan nuansa religi dan romantisme. Film berjudul Tak Kenal Maka Ta'aruf siap menyapa penonton dengan kisah menyentuh, penuh nilai moral, serta dilema percintaan remaja yang dekat dengan realitas kehidupan. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 13 November 2025.
Film ini disutradarai oleh Toma Margens dengan naskah yang Toma tulis bersama Whida Rositama. Di balik layar, proyek ini diproduseri oleh Dedy Suherman, Wahyudi, Mohamad Salim, dan Mim Yudiarto di bawah naungan rumah produksi Yahywa Titi Mangsa.
Mengangkat genre romance dan religi, film ini berfokus pada tema besar mengenai konsep pernikahan tanpa pacaran atau taaruf. Topik ini menjadi semakin relevan karena banyak digemari oleh kalangan generasi muda muslim yang ingin menjunjung tinggi prinsip agama dalam menjalin hubungan.
Tokoh utama dalam cerita adalah Zoya, yang diperankan oleh Saskia Chadwick. Zoya digambarkan sebagai mahasiswi kedokteran yang teguh memegang nilai-nilai agama. Zoya percaya bahwa pernikahan merupakan ikatan sakral yang tidak seharusnya dinodai dengan pacaran. Keyakinan ini menjadikannya berbeda dari teman-temannya.
Kisah Zoya semakin kompleks karena pengaruh dari keluarganya. Zoya memiliki dua kakak, Khalid (diperankan Maghara Adipura) dan Asma (diperankan Ghina Nisa Salsabiela), yang pernah mengalami kegagalan cinta cukup traumatis. Kejadian tersebut memengaruhi pandangan hidup Zoya hingga membuatnya mengidap philophobia, yaitu rasa takut untuk jatuh cinta.
Konflik utama muncul ketika Zoya dipertemukan dengan Faris, seorang mahasiswa teknologi kelautan yang diperankan oleh Fadi Alaydrus. Faris digambarkan sebagai pria tinggi, tampan, sekaligus berbakat karena juga berperan sebagai vokalis. Namun, pertemuan pertama keduanya tidak berjalan manis, justru menumbuhkan rasa benci dalam diri Zoya.
Alasan kebencian itu cukup sederhana namun unik. Zoya merasa terganggu dengan kebiasaan Faris yang selalu menyalakan motor dengan suara bising setiap kali hendak berangkat salat di masjid kampus. Dari kejadian kecil inilah benih konflik hubungan mereka mulai terbangun.
Cerita semakin menarik dengan hadirnya sosok Cleopatra, yang diperankan oleh Dinda Mahira. Cleopatra adalah mahasiswi modern, cantik, enerjik, sekaligus agresif. Cleoptra merupakan penggemar berat Faris dan tidak malu menunjukkan rasa cintanya. Bahkan, Cleopatra berusaha mati-matian untuk mendapatkan hati Faris.
Kehadiran Cleopatra memunculkan konflik segitiga antara Zoya, Faris, dan Cleopatra. Ketegangan dalam cerita bertambah karena prinsip kuat Zoya mulai diuji, sementara Faris harus menghadapi situasi yang semakin rumit dengan dua perempuan yang memiliki kepribadian sangat kontras.
Selain tiga tokoh utama tersebut, film Tak Kenal Maka Ta'aruf juga diperkuat oleh deretan pemain muda berbakat. Beberapa di antaranya adalah Shandy William, Ika Diharjo, Ina Marika, Kheyla Afzah, Avit Arie, Ghina Nisa Salsabiela, Maghara Adipura, Cahya Arunagara, hingga Tania Anjani. Kehadiran mereka mampu memberikan warna sekaligus memperkuat emosi dalam cerita.
Film ini bukan sekadar drama percintaan biasa. Ada pesan moral yang dibalut secara ringan mengenai nilai-nilai agama, komitmen, dan pentingnya memahami konsep taaruf. Pesan tersebut disampaikan melalui alur yang mudah dipahami, sehingga dapat diterima baik oleh kalangan muda maupun penonton dewasa.
Dengan penggarapan yang matang, Tak Kenal Maka Ta'aruf diharapkan mampu menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran berharga mengenai arti cinta dalam perspektif Islami.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
