Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 September 2025 | 16.30 WIB

Film One Battle After Another: Epik Aksi Komedi Gelap Karya Paul Thomas Anderson​

Leonardo DiCaprio dalam film One Battle After Another (IMDb) - Image

Leonardo DiCaprio dalam film One Battle After Another (IMDb)

JawaPos.com - One Battle After Another menjadi salah satu film yang paling dinanti musim gugur ini berkat kolaborasi Paul Thomas Anderson dengan Leonardo DiCaprio.

Berita terbaru menyebut bahwa dunia perfilman Hollywood siap disuguhkan narasi penuh ketegangan sekaligus tawa absurd dalam durasi mencapai 161 menit. Antusiasme penggemar mencapai puncaknya setelah trailer resmi dirilis, menampilkan aksi berani dan sinematografi memukau.

Film ini bercerita tentang Bob Ferguson, mantan revolusioner yang menjalani sisa hidupnya dalam bayang-bayang paranoia dan ketergantungan obat.

Bob Ferguson memilih menetap di sebuah peternakan terpencil bersama putrinya, Willa Ferguson, untuk menghindar dari masa lalu yang kelam. Kehidupan tenang mereka segera terusik ketika Col. Steven J. Lockjaw, musuh lama yang diperankan Sean Penn, kembali menculik Willa secara misterius.

Leonardo DiCaprio yang memerankan Bob Ferguson menghadirkan transformasi karakter yang memikat.

Dalam beberapa adegan awal, ia tampak sangat tenang, hampir seperti sosok santai ala “The Dude” dalam The Big Lebowski. Namun emosi Bob mudah meledak ketika ingatan akan masa lalunya kembali menghantui, memperlihatkan kompleksitas batin yang dibawakan DiCaprio dengan cemerlang.

Willa, putri Bob yang diperankan Chase Infiniti, berhasil mencuri perhatian lewat ekspresi ketakutan sekaligus pemberontakan. Debut akting Infiniti dianggap menjanjikan, terutama pada adegan di mana ia dipaksa menghadapi Lockjaw sendirian.

Chemistry antara ayah dan putri ini menjadi salah satu kekuatan emosional film, menciptakan elemen human interest yang mengena di hati penonton.

Sean Penn sebagai Col. Steven J. Lockjaw tampil sebagai antagonis karismatik dengan gaya militer keras dan ambisi yang tak terbendung. Dialog singkatnya di trailer menunjukkan ketajaman naskah dan keahlian Penn dalam memerankan sosok kompleks.

Banyak yang memprediksi bahwa peran ini akan membawa Penn kembali ke panggung penghargaan bergengsi.

Selain DiCaprio dan Penn, jajaran pemeran pendukung yang ditampilkan tak kalah impresif.

Benicio Del Toro sebagai Sensei Sergio memandu aksi beladiri yang memukau, sementara Regina Hall dan Teyana Taylor hadir sebagai sekutu Bob dengan dinamika berbeda. Komposisi casting ini menjanjikan keseimbangan humor dan kekerasan dalam porsi yang pas.

Di balik layar, Paul Thomas Anderson mengeksplorasi inspirasi dari novel Vineland karya Thomas Pynchon dan menyisipkan cerita orisinal. Anderson menunda sejumlah proyek adaptasi langsung untuk menghasilkan karya yang terasa segar namun kaya lapisan. Kombinasi visi sutradara dan naskah orisinal ini yang membuat proyek One Battle After Another begitu dinantikan.

Proses produksi dikerjakan oleh Ghoulardi Film Company dengan distribusi Warner Bros. Pictures dan didukung anggaran sekitar US$130-175 juta.

Lokasi syuting tersebar di gurun Nevada dan hutan Washington, menghadirkan latar ekstrem yang kontras dengan nuansa pedesaan. Kru produksi juga memanfaatkan set praktis agar aksi terasa lebih autentik.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore